Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Warga Wonokoyo Beji Pertanyakan Gorong-Gorong Rusak, Baru 4 Bulan Dikerjakan

badge-check

Wonokoyo, Beji – Kamis, 26 Desember 2024 – Pembangunan gorong-gorong U-Ditch berukuran 30 cm di Dusun Wonokoyo Kulon, RT 01 RW 02, Kabupaten Pasuruan yang baru saja selesai pada bulan September 2024 kini menjadi sorotan masyarakat. Gorong-gorong yang dibangun dengan anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 sebesar Rp 27.492.000 tersebut mengalami kerusakan meskipun baru beroperasi selama empat bulan.

Warga setempat, Syahril, menyampaikan rasa kecewa atas kerusakan tersebut. “Gorong-gorong ini baru selesai dikerjakan, tetapi sudah rusak. Harusnya dengan anggaran sebesar itu, pekerjaan ini bisa lebih berkualitas. Kami ingin pengerjaan yang lebih serius karena ini menggunakan uang rakyat,” ungkapnya. Kerusakan ini muncul tepat ketika gorong-gorong seharusnya menjadi solusi atas masalah banjir yang sering melanda wilayah tersebut.

Warga Wonokoyo Beji Pertanyakan Gorong-Gorong Rusak, Baru 4 Bulan Dikerjakan

Proyek yang seharusnya dapat meningkatkan sistem drainase dan kenyamanan warga, kini justru memberi kesan negatif. Warga pun bertanya-tanya mengenai kualitas material yang digunakan dan pengawasan selama proses pengerjaan. Beberapa pihak mempertanyakan apakah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sudah menjalankan tugas dengan maksimal atau justru tergesa-gesa dalam penyelesaian pekerjaan.

Menanggapi hal ini, PJ. Kepala Desa Wonokoyo, Jenal Abidin, S.E., mengungkapkan bahwa ia akan segera menanggapi keluhan warga dan berjanji untuk memperbaiki kondisi gorong-gorong yang rusak. “Kami akan segera menindaklanjuti keluhan warga dan melakukan evaluasi terhadap pengerjaan proyek ini. Transparansi dalam penggunaan Dana Desa menjadi perhatian kami agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Jenal.

Warga berharap agar kejadian ini menjadi pembelajaran bagi pemerintah desa dalam memilih kontraktor dan melakukan pengawasan lebih ketat. Mereka juga mengingatkan agar penggunaan Dana Desa selalu mengutamakan kualitas dan keberlanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Dengan harapan agar kerusakan segera diperbaiki, warga juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. (Tim/Red/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Penganiayaan di Lekok Berujung Laporan Polisi, Kuasa Hukum Korban Desak Proses Hukum Transparan

21 Mei 2026 - 17:29 WIB

Dugaan Penganiayaan di Lekok Berujung Laporan Polisi, Kuasa Hukum Korban Desak Proses Hukum Transparan

Kontrak 7 Tahun Dipersoalkan, Eks Karyawan PT Prospek Manunggal Abadi Tuntut Pesangon

21 Mei 2026 - 13:36 WIB

Kontrak 7 Tahun Dipersoalkan, Eks Karyawan PT Prospek Manunggal Abadi Tuntut Pesangon

VIRAL! Dugaan Nikah Siri Tokoh Agama Probolinggo Meledak di TikTok, Live SABUN BATANG Jadi Sorotan Publik

21 Mei 2026 - 11:59 WIB

VIRAL! Dugaan Nikah Siri Tokoh Agama Probolinggo Meledak di TikTok, Live SABUN BATANG Jadi Sorotan Publik

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Solo, Dua Pria Diamankan Usai Coba Kabur dari Basement Hotel

21 Mei 2026 - 11:09 WIB

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Solo, Dua Pria Diamankan Usai Coba Kabur dari Basement Hotel

Polres Banggai Ungkap Kos Jadi Warung Narkoba, Tersangka dan 50 paket Sabu Diserahkan ke JPU

21 Mei 2026 - 08:01 WIB

Polres Banggai Ungkap Kos Jadi Warung Narkoba, Tersangka dan 50 paket Sabu Diserahkan ke JPU
Trending di Berita