Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Warga Pantai Mekar Geruduk Kantor Desa, Tuntut Copot Kades Diduga Korupsi Dana Desa

badge-check

Bekasi, Patrolihukum.net – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Desa Pantai Mekar (FORMADES PM) kembali menggelar aksi damai di depan kantor Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa (9/9/2025). Aksi ini menjadi yang ketiga kalinya digelar dalam sebulan terakhir sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap Kepala Desa Pantai Mekar, Dahlan, yang diduga melakukan penyelewengan dana desa hingga puluhan miliar rupiah.

Aksi Damai Ketiga: Warga Tuntut Copot Kades

Sejak pukul 09.00 WIB, massa sudah memadati halaman kantor desa sambil membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan pencopotan Kepala Desa Dahlan. Mereka juga membawa bunga yang kemudian ditaburkan di depan kantor desa sebagai simbol “kematian keadilan”.

Warga Pantai Mekar Geruduk Kantor Desa, Tuntut Copot Kades Diduga Korupsi Dana Desa

“Kami sudah tiga kali turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi ini. Dana desa adalah hak masyarakat. Kami kecewa karena yang seharusnya kami nikmati justru diduga diselewengkan,” ujar Darman, Ketua FORMADES PM, saat ditemui di lokasi aksi.

Dugaan Korupsi BLT dan Dana BUMDes

Warga menduga, penyelewengan tersebut terjadi pada periode 2020–2024. Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang seharusnya diterima oleh masyarakat justru tidak sampai atau dikelola secara tidak transparan. Selain itu, FORMADES PM juga menuding adanya penyalahgunaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), manipulasi program bantuan, hingga proyek infrastruktur yang tidak jelas pelaksanaannya.

“Anggaran yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat justru tidak dirasakan dampaknya. Kami menaburkan bunga di halaman kantor desa sebagai simbol matinya keadilan,” tegas Darman.

Kantor Desa Kosong, Warga Kian Kecewa

Namun harapan warga untuk bertemu dengan perangkat desa pupus. Saat massa tiba, kantor desa tampak kosong dan tidak ada satu pun pejabat desa yang hadir untuk menemui mereka. Kondisi ini memperkuat kekecewaan warga terhadap kinerja pemerintah desa.

“Ini bukti bahwa mereka tidak transparan. Kami datang untuk dialog, tapi malah tidak ada yang berani menemui,” kata salah satu warga peserta aksi.

Laporan Diteruskan ke Penegak Hukum dan Pemerintah Pusat

Dalam aksi itu, FORMADES PM juga mengungkapkan bahwa mereka telah menyerahkan sejumlah data penyaluran BLT Dana Desa kepada Polsek Muaragembong sebagai bukti awal. Mereka berharap aparat penegak hukum, baik dari kepolisian, kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami tidak akan berhenti. Kalau tidak ada tindakan, kami siap membawa laporan ini ke berbagai pihak, termasuk ke Presiden Prabowo Subianto agar keadilan ditegakkan bagi masyarakat Desa Pantai Mekar,” tegas Darman di hadapan massa.

Eskalasi Kekecewaan Warga

Aksi damai ini menjadi bukti meningkatnya eskalasi kekecewaan masyarakat setelah upaya mediasi sebelumnya yang difasilitasi oleh Polsek Muaragembong tidak membuahkan hasil. Warga berharap pihak berwenang dapat segera mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas dugaan korupsi ini dan mengembalikan hak-hak masyarakat desa.

“Kami hanya ingin keadilan dan transparansi. Jangan biarkan hak kami hilang,” ujar salah satu peserta aksi lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kepala Desa Dahlan maupun perangkat desa Pantai Mekar terkait tuntutan warga tersebut.

(Edi D/PRIMA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral! Wanita Diduga Intimidasi Pengendara Sambil Tunjukkan KTA Kepolisian, Polisi Diminta Selidiki

8 Juli 2026 - 14:35 WIB

Viral! Wanita Diduga Intimidasi Pengendara Sambil Tunjukkan KTA Kepolisian, Polisi Diminta Selidiki

Didakwa Robohkan Rumah Dinas Bea Cukai dengan Ekskavator, Seorang Perempuan Jalani Sidang di PN Surabaya

8 Juli 2026 - 14:20 WIB

Didakwa Robohkan Rumah Dinas Bea Cukai dengan Ekskavator, Seorang Perempuan Jalani Sidang di PN Surabaya

Jurnalis Diduga Diintimidasi Saat Konfirmasi Kios Obat Keras di Tangsel, Aparat Diminta Bertindak

8 Juli 2026 - 13:50 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi Saat Konfirmasi Kios Obat Keras di Tangsel, Aparat Diminta Bertindak

BNN Ungkap Penyelundupan 3,37 Ton Ganja, Kabar Mantan Wakil Bupati Diamankan Masih Menunggu Konfirmasi

8 Juli 2026 - 12:34 WIB

BNN Ungkap Penyelundupan 3,37 Ton Ganja, Kabar Mantan Wakil Bupati Diamankan Masih Menunggu Konfirmasi

Sertijab Pj Geuchik Meurandeh Dayah Belum Terlaksana, Kinerja DPMG Langsa Dipertanyakan

8 Juli 2026 - 12:23 WIB

Sertijab Pj Geuchik Meurandeh Dayah Belum Terlaksana, Kinerja DPMG Langsa Dipertanyakan
Trending di Kabar Viral