Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Polri

Wanita Yang Tutup Usia di Jalan Raya Pilar Sukatani Sempat Viral Di Media Sosial, Ini Faktanya

badge-check

 

Bekasi – Penjelasan langsung kepala unit penegakan hukum satuan lalu lintas Polres metro Bekasi Iptu lufty nandang terkait kecelakaan yang mengakibatkan seorang karyawati tutup usia di jl. Raya pilar Sukatani tepatnya di dekat ATB (A taruma baja Cikarang) Kp. Blokang rt 03/02 Desa karang sentosa, karang bahagia, kabupaten Bekasi. Minggu (12/5/2024) dini hari.

Wanita Yang Tutup Usia di Jalan Raya Pilar Sukatani Sempat Viral Di Media Sosial, Ini Faktanya

Beredar kabar bahwa korban tersebut meninggal dunia akibat menjadi korban gangster, namun setelah anggota unit gakkum (penegakan hukum) melakukan olah TKP, kejadian tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas adu banteng yang melibatkan kendaraan roda dua (vario & Scoopy).

“Pada Minggu (12/5/2024) dini hari, anggota kami menerima laporan telah terjadi kecelakaan di wilayah sukatani, selanjutnya anggota unit gakkum (penegakan hukum) satuan lalu lintas polres metro bekasi mengecek dan melakukan olah TKP,” kata kanit gakkum Iptu Lufty di Ruang Humas Polres Metro Bekasi. Senin (13/5/2024).

Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, Iptu Lufty Nandang, memberikan penjelasan langsung terkait kejadian ini. Meskipun beredar kabar bahwa korban terlibat dalam insiden yang melibatkan gangster, investigasi yang dilakukan oleh anggota unit penegakan hukum (gakkum) membantah klaim tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) dengan cermat, polisi menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas. Peristiwa ini terjadi dalam konteks adu banteng antara kendaraan roda dua, yaitu sepeda motor jenis Vario dan Scoopy.

“Kami telah mengonfirmasi kepada saksi maupun korban di RS (Rumah Sakit) bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan adu banteng antara kendaraan roda dua (vario dan scoopy) yang mengakibatkan seorang karyawati yang mengendarai scoopy tutup usia bukan karena sekelompok gangster,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak ada luka senjata tajam yang diderita korban tersebut namun hanya luka akiibat benturan kecelakaan.

“Keterangan yang saya ungkapkan merupakan kejadian yang sebenarnya, pentingnya menghindari penyebaran informasi yang belum diverifikasi secara akurat. Pihak kepolisian akan terus melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap fakta sebenarnya dari peristiwa ini,” tanbahnya

Lufty menegaskan akan terus memberikan informasi seiring dengan perkembangan investigasi lebih lanjut.

“Semoga kecelakaan semacam ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas di jalan raya,” Pungkasnya.

(Sudirlam/misnan/red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudah Naik Penyidikan Sejak 2025, Kasus KONI Solo Jalan di Tempat, Publik Mulai Curiga

3 Mei 2026 - 16:38 WIB

Sudah Naik Penyidikan Sejak 2025, Kasus KONI Solo Jalan di Tempat, Publik Mulai Curiga

Ketua Umum PRIMA Kecam Aksi Premanisme di Toili, Desak Polres Banggai Segera Tangkap Pelaku Pengancaman

3 Mei 2026 - 12:08 WIB

Ketua Umum PRIMA Kecam Aksi Premanisme di Toili, Desak Polres Banggai Segera Tangkap Pelaku Pengancaman

Dugaan Pengancaman Sajam Teror Warga Dongin, Polsek Toili Terima Laporan Resmi ​

3 Mei 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Pengancaman Sajam Teror Warga Dongin, Polsek Toili Terima Laporan Resmi ​

Roby. Tangkap Dan Penjarakan Para Pelaku Premanisme, Serta Proses Pelanggaran Izin Bukan Perbaikan Izin, Merugikan Negara.

3 Mei 2026 - 08:27 WIB

Roby. Tangkap Dan Penjarakan Para Pelaku Premanisme, Serta Proses Pelanggaran Izin Bukan Perbaikan Izin, Merugikan Negara.

Wartawan di Toili Barat di Teror, Kamar Tidur Digeledah Oknum Pengusaha Cafe, Diminta APH Proses Semua Yang terlibat.

3 Mei 2026 - 08:23 WIB

Wartawan di Toili Barat di Teror, Kamar Tidur Digeledah Oknum Pengusaha Cafe, Diminta APH Proses Semua Yang terlibat.
Trending di Berita