LANGSA – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa memastikan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) tahap II termin kedua bagi korban bencana banjir akan kembali dilakukan mulai Rabu, 23 September hingga 29 September 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., dalam kegiatan silaturahmi dan temu ramah Pemko Langsa bersama insan pers di Edukasi Cafe, Gampong Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama, Senin (21/9/2026).
Jeffry mengatakan, penyaluran Jadup tersebut berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima Pemko Langsa dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui PT Pos Indonesia Kantor Cabang Langsa pada Senin (21/9/2026).
“Ini menyangkut penyaluran Jaminan Hidup Tahap II termin dua. Beberapa waktu lalu sudah kita salurkan, namun masih ada yang belum menerima secara lengkap. Berdasarkan surat yang masuk hari ini dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia, penyaluran kembali dilakukan mulai Rabu 23 sampai 29 September 2026,” ujar Jeffry.
Ia menjelaskan, Jadup tahap II termin kedua diberikan sebesar Rp1.350.000 per jiwa. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 24.203 jiwa yang tergabung dalam 11.738 kepala keluarga (KK), dengan total anggaran mencapai Rp32.674.050.000.
Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia Cabang Langsa.
Menurut Jeffry, bantuan bagi korban bencana banjir terdiri atas tiga jenis, yakni bantuan isi hunian, stimulan ekonomi, dan Jaminan Hidup.
Ia menyebut, sebagian penerima sebelumnya telah mendapatkan bantuan isi hunian dan stimulan ekonomi dengan nilai akumulatif mencapai Rp8 juta.
Selain penyaluran Jadup tahap II, Pemko Langsa juga telah mengusulkan penerima bantuan untuk Jadup tahap III.
Jeffry menyampaikan, Pemko Langsa sebelumnya mengusulkan sebanyak 23.869 KK kepada Satgas PRR. Setelah dilakukan pemadanan data oleh Pusdatin Kemendagri, jumlah tersebut menjadi 23.261 KK dengan total 74.688 jiwa.
Data tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Kementerian Sosial RI untuk menjalani proses verifikasi melalui Badan Pusat Statistik (BPS) RI.
Hasil verifikasi nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan calon penerima bantuan Jadup, stimulan ekonomi, dan bantuan isi hunian tahap III untuk wilayah Kota Langsa.
“Inilah yang sudah ditempuh Pemko Langsa untuk usulan Jadup bagi korban banjir tahun lalu. Kami berharap masyarakat dapat bersabar menunggu hasilnya. Insya Allah, bantuan tersebut akan tersalurkan,” kata Jeffry.
Pemko Langsa juga membuka pendaftaran bantuan usaha atau Banpres bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak banjir.
Pendaftaran bantuan tersebut dibuka sejak 9 September dan dijadwalkan berlangsung hingga 29 September 2026 melalui laman resmi yang disediakan Pemko Langsa.
Jeffry mengatakan, hingga saat ini sekitar 8.000 pelaku UMKM telah melakukan pendaftaran. Sementara itu, kuota penerima yang disediakan Pemko Langsa sebanyak 8.950 UMKM.
Masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp3 juta.
Temu ramah antara Pemko Langsa dan insan pers berlangsung dalam suasana komunikatif. Kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada wartawan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun saran terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Pemko Langsa menyatakan masukan dari insan pers menjadi salah satu bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, keterbukaan informasi publik, serta pelaksanaan program pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, S.A.B., Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini, S.Pd., M.Pd., Asisten I Al-Azmi, S.STP., M.AP., Asisten II Hendri Seonandar, S.STP., M.S.P., Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Pemerintahan Gampong Kota Langsa Darma Putra, S.P., Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Digital dan Perpustakaan Yusrizal Andria, S.STP., M.SP., serta Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Harris Gusnaly, S.H., M.H.
Hadir pula para camat se-Kota Langsa, Geuchik Gampong Pondok Pabrik, serta jajaran Pemerintah Kota Langsa lainnya.
(Jihandak Belang/Sumber: Dinas Kominfo Langsa)
















