Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Upaya Babinsa Dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk Melalui Gertak PSN di Desa Alat

badge-check

**Barabai, Hulu Sungai Tengah** – Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) kembali digalakkan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Langkah ini bertujuan untuk menghindari penyebaran wabah demam berdarah dengue (DBD) serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mendampingi petugas kesehatan dari Puskesmas Hantakan, seperti yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1002-07/Batu Benawa, Serda Dasria Hadi.

Pada Kamis, 31 Oktober 2024, Serda Dasria Hadi bersama dengan kader kesehatan Puskesmas Hantakan turun langsung ke Desa Alat, Kecamatan Hantakan. Dalam kegiatan ini, mereka melakukan sosialisasi kepada warga setempat mengenai langkah-langkah pencegahan DBD, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) harus dilakukan secara teratur dan konsisten agar efektif dalam mengendalikan populasi nyamuk dan mencegah penularan penyakit yang dibawa oleh nyamuk,” ujar Serda Dasria Hadi. Ia menekankan bahwa salah satu langkah utama dalam pemberantasan sarang nyamuk adalah dengan menjaga kebersihan dan mengosongkan tempat penampungan air.

Menurutnya, langkah-langkah konkret yang bisa diambil masyarakat dalam mengurangi potensi berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti adalah dengan melakukan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan. “Barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah,” tambahnya.

Selain itu, Serda Dasria juga mengingatkan bahwa tindakan pencegahan lain yang bisa dilakukan adalah dengan bersih-bersih lingkungan dan memberikan abate di bak air atau tempat penampungan air lainnya. “Kami himbau agar warga peduli lingkungan. Salah satu caranya dengan menjaga kebersihan sekitar. Barang-barang yang tidak terpakai dan dapat menampung air hujan sebaiknya dikubur agar tidak menjadi sarang nyamuk,” tegasnya. Ia juga merekomendasikan agar warga menguras bak mandi minimal sekali dalam seminggu.

Kegiatan Gertak PSN ini tidak hanya fokus pada pemberantasan sarang nyamuk, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan. Serda Dasria berharap, dengan adanya kerjasama antara TNI, Puskesmas, dan masyarakat, upaya pencegahan DBD dapat berjalan dengan efektif dan memberikan hasil yang maksimal.

Dengan program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, sehingga dapat mencegah penyebaran penyakit berbahaya yang disebabkan oleh nyamuk.

(pen1002hst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Bukti Kepedulian Koramil dan Warga terhadap Lingkungan

4 April 2026 - 09:11 WIB

Pastikan Keamanan Bangunan, Dandim Bojonegoro Tinjau Langsung Perbaikan KDKMP di Desa Padang Trucuk

3 April 2026 - 17:57 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan

3 April 2026 - 17:05 WIB

Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara Korps Kenaikan Pangkat Bintara

3 April 2026 - 16:52 WIB

Sinergi Tanpa Batas, TNI-Polri Pastikan Ibadah Jumat Agung Aman dan Damai

3 April 2026 - 14:38 WIB

Trending di TNI, AD-AL-AU