Probolinggo — Di tengah kehidupan masyarakat multikultural suku Tengger yang menganut beragam agama, terutama Islam dan Hindu, Desa Wonokerso di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Jatim, menjadi teladan harmoni antar umat beragama. Meskipun mayoritas penduduknya menganut agama Hindu, toleransi yang tinggi terhadap umat Islam sangat kentara. Senin (17/6/2024)
Kepala Desa Karwoto, bersama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Wonokerso, secara bersama-sama mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1445 H/2024 M kepada seluruh umat Islam di desa tersebut. Gestur ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan agama Islam, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan antar umat beragama yang hidup berdampingan dengan damai.

“Kami di Desa Wonokerso sangat menghargai keragaman agama yang ada di tengah-tengah kami. Ucapan selamat Idul Adha ini adalah wujud dari nilai-nilai toleransi dan persatuan yang kami anut,” kata Kepala Desa Karwoto, saat ditemui media patrolihukum.net.
Pemdes Wonokerso juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama dan memastikan bahwa semua warga dapat merayakan perayaan agama mereka dengan aman dan tenteram. Hal ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat setempat yang merasa bangga dengan kehidupan beragama yang harmonis di desa mereka.
Di tengah dinamika sosial yang kerap dipenuhi dengan konflik dan perbedaan, Desa Wonokerao memberikan contoh bahwa toleransi dan saling menghormati merupakan pondasi utama dalam membangun kehidupan bersama yang damai dan sejahtera.
Reporter: Edi D/Red/**





























