Tolbar – Pada Sabtu 13 Juli 2024, kepada media ini beberapa sumber yang engan di publikasikan namanya mengungkapkan, yang mana saat ini begitu gencarnya seluruh pihak terkait melakukan budidaya Magrove, guna menjaga, melestarikan hutan mangrove sebagai wujud dari keseimbangan ekosistim Magrove,”ungkapnya.

Namun saat ini nampak terlihat jelas apa yang dilakukan oleh beberapa oknum masyarakat yang di duga merusak hutan mangrove yang terletak di wilayah Desa Pandan Wangi, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, guna kepentingan pribadi buktinya hutan mangrove di babat abis oleh oknum warga Desa Kamewangi (STMN) di jadikan kebun sawit, hal ini menyebabkan punahnya hutan mangrove di sekitar wilayah tersebut, sehingga di harapkan aparat penegak hukum (APH) di Banggai proses oknum tersebut, tangkap dan penjarakan bila terbukti,”pintanya.
Diminta aparat penegak hukum (APH) mengawasi dengan ketak, Jangan biarkan hutan mangrove yang ada di wilayah Toili Barat ini punah hanya karena kepentingan pribadi, oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, buktinya hutan mangrove di jadikan kebun sawit, yang mengancam Ekosistim Magrove punah, diminta kepada aparat penegak hukum menindak tegas oknum-oknum tersebut,”harapnya.
Ditempat yang berbeda salah satu sumber menambahkan, adapun terjadi dugaan perusakan mangrove dengan dasar kepemilikan lokasi tersebut oleh salah satu pengusaha (toko) di Banggai dengan insial (FKTDN) sehingga oknum STMN yang di duga melakukan perusakan hutan mangrove yang dijadikan kebun sawit pak,”ucapnya.
Bahkan oknum-oknum pelaku perusak Magrove tersebut telah melanggar Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2020 Tentang Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 209) Memutuskan, Menetapkan Peraturan Presiden Tentang Badan Restorasi Gambut dan Magrove, oleh sebab itu diminta tangkap dan penjarakan oknum-oknum tersebut,”tegasnya.
Sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa di konfirmasi.
LP. Red/tim



























1 Komentar