Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Rusia Sindir Cekcok Trump-Zelensky di Gedung Putih, Sebut Tamparan Keras

badge-check

Patrolihukum.net — Moskow menanggapi dengan nada sinis terhadap perdebatan panas antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang terjadi di Ruang Oval, Gedung Putih. Dalam insiden itu, Zelensky terlibat adu mulut dengan Trump serta Wakil Presiden AS JD Vance, yang menuduhnya “tidak tahu berterima kasih” atas bantuan yang diberikan Washington kepada Kyiv.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengomentari peristiwa itu dengan nada mengejek, menyebut bahwa Zelensky telah “menggigit tangan yang memberinya makan.” Zakharova juga menyinggung pernyataan Zelensky yang mengklaim bahwa Ukraina sempat berjuang sendirian tanpa dukungan pada tahun 2022.

Rusia Sindir Cekcok Trump-Zelensky di Gedung Putih, Sebut Tamparan Keras

“Saya pikir kebohongan terbesar Zelensky dari semua kebohongannya adalah pernyataannya di Gedung Putih bahwa rezim Kyiv pada tahun 2022 sendirian, tanpa dukungan,” ujar Zakharova dalam pernyataan via Telegram, dikutip dari AFP dan Reuters, Sabtu (1/3/2025).

Zakharova bahkan menyebut bahwa Trump dan Vance menunjukkan “pengendalian diri luar biasa” karena tidak melakukan tindakan fisik terhadap Zelensky dalam perdebatan tersebut.

“Bagaimana Trump dan Vance menahan diri untuk tidak memukuli b******n itu adalah sebuah keajaiban dalam menahan diri,” katanya.

Selain Zakharova, komentar pedas juga datang dari Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, yang juga mantan Presiden Rusia. Ia menyebut Zelensky telah menerima “tamparan keras yang pantas” dari Trump dalam pertemuan di Gedung Putih itu.

“Teguran keras yang brutal di Ruang Oval,” tulis Medvedev dalam unggahan di Telegram.

Medvedev bahkan menyebut perdebatan tersebut sebagai momen di mana Zelensky akhirnya diberi tahu “kebenaran yang sebenarnya” secara langsung. Ia menegaskan bahwa “rezim Kyiv bermain-main dengan Perang Dunia III” dan kembali menyerukan penghentian bantuan militer kepada Ukraina, sesuatu yang telah lama didesak oleh Moskow.

Ketegangan antara Zelensky dan Trump memang sudah lama terjadi, terutama setelah Trump kembali ke Gedung Putih dengan sikap yang lebih skeptis terhadap bantuan militer AS kepada Ukraina. Insiden ini semakin menegaskan posisi Moskow yang berharap agar dukungan Barat terhadap Kyiv berkurang di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Rusia.

(Edi D/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Praktik Maksiat Dan Premanisme di Balik Izin Restoran, Pemcam Toili Barat Disorot; Tokoh Agama Diminta Turun Tangan.

1 Mei 2026 - 07:37 WIB

Dugaan Praktik Maksiat Dan Premanisme di Balik Izin Restoran, Pemcam Toili Barat Disorot; Tokoh Agama Diminta Turun Tangan.

Aksi Nyata! Kodim 1505/Tidore Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai

30 April 2026 - 10:18 WIB

Aksi Nyata! Kodim 1505/Tidore Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai

Mosi Tidak Percaya Publik Terhadap Komitmen Kapolda Sulteng dan Kapolres Banggai dalam Memberantas Maksiat Terselubung

30 April 2026 - 09:45 WIB

Mosi Tidak Percaya Publik Terhadap Komitmen Kapolda Sulteng dan Kapolres Banggai dalam Memberantas Maksiat Terselubung

Diduga Kuat Kapolres Banggai Dan Kapolda Sulteng, Takut Tindaki, Bisnis Lendir Berbalut Izin Makanan, Sarang Preman Dan Maksiat.

30 April 2026 - 06:31 WIB

Diduga Kuat Kapolres Banggai Dan Kapolda Sulteng, Takut Tindaki, Bisnis Lendir Berbalut Izin Makanan, Sarang Preman Dan Maksiat.

Jurnalis Minta Perlindungan Kapolri Dan Kapolda Sulteng, Usai Rumah Didatangi Yang Diduga Pemilik Cafe, Paksa Masuk Dan Periksa Kamar.

29 April 2026 - 18:31 WIB

Jurnalis Minta Perlindungan Kapolri Dan Kapolda Sulteng, Usai Rumah Didatangi Yang Diduga Pemilik Cafe, Paksa Masuk Dan Periksa Kamar.
Trending di Berita