Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Rudal P-800 Oniks Rusia Mungkin Menargetkan Kapal Perang AS-Inggris di Laut Merah

badge-check

Oleh: Boyko Nikolov

Ada kekhawatiran yang meningkat bahwa kapal perang Barat, terutama yang berada di bawah koalisi Amerika yang bertugas melindungi lalu lintas komersial di Laut Merah, mungkin menghadapi ancaman serangan dari rudal anti-kapal Rusia. Sumber-sumber media Barat yang mengutip informasi dari seorang sumber anonim yang berbicara kepada Middle East Eye (MEE), menyoroti kemungkinan ini.

Rudal P-800 Oniks Rusia Mungkin Menargetkan Kapal Perang AS-Inggris di Laut Merah

Ancaman spesifik ini melibatkan rudal jelajah Rusia P-800 Oniks, yang dikenal dengan nama pelaporan NATO SS-N-26 Strobile. Rudal ini dirancang untuk menyerang berbagai jenis sasaran angkatan laut, termasuk kapal induk, kapal perusak, dan kapal permukaan lainnya, berkat kecepatan tinggi dan sistem panduan canggih yang dimilikinya.

Laporan juga menunjukkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin memperkuat dukungan ini kepada gerakan Houthi di Yaman, yang berpihak pada Iran, dengan penggunaan rudal ini. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Moskow terkait masalah ini, pertanyaan-pertanyaan dari media mengenai potensi eskalasi ini tetap hangat.

Menurut Newsweek, kolaborasi antara Moskow dengan Houthi adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan hubungan dengan Iran, sebagai respons terhadap ketegangan yang muncul setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

P-800 Oniks memiliki dimensi yang mencolok, dengan panjang sekitar 8,9 meter dan diameter sekitar 0,7 meter, serta berat peluncuran sekitar 3.000 kilogram, termasuk hulu ledaknya. Keberadaan rudal ini menambah dinamika strategis di Laut Merah, di mana kehadiran kapal perang Barat tengah diperhatikan dengan lebih ketat.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sembilan Tersangka Narkoba dari Enam Perkara Dilimpahkan Polres Banggai untuk Proses Lanjutan

15 Juni 2026 - 20:30 WIB

Sembilan Tersangka Narkoba dari Enam Perkara Dilimpahkan Polres Banggai untuk Proses Lanjutan

TNI Hadir untuk Rakyat, Pembangunan Irigasi Desa Ino Jaya Terus Berlanjut

15 Juni 2026 - 12:22 WIB

TNI Hadir untuk Rakyat, Pembangunan Irigasi Desa Ino Jaya Terus Berlanjut

Ipda Syaiful Rusdiansyah Raih Penghargaan Kapolresta Tangerang atas Pengungkapan Kasus Pembunuhan Berencana

14 Juni 2026 - 20:16 WIB

Ipda Syaiful Rusdiansyah Raih Penghargaan Kapolresta Tangerang atas Pengungkapan Kasus Pembunuhan Berencana

Hutan Mamosalato dan Bungku Utara Dijarah, Aparat Mandul atau Tutup Mata?

13 Juni 2026 - 13:32 WIB

Hutan Mamosalato dan Bungku Utara Dijarah, Aparat Mandul atau Tutup Mata?

Tangkap Dan Penjarakan Dugaan Ilegal Loging Di Kecamatan Mamosalato Dan Bungku Utara, Tidak Miliki Izin PHAT.

13 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tangkap Dan Penjarakan Dugaan Ilegal Loging Di Kecamatan Mamosalato Dan Bungku Utara, Tidak Miliki Izin PHAT.
Trending di Berita