PTPN IV Regional 6 dan PUPR Langsa Tinjau Lokasi Banjir, Tegaskan Bukan Akibat Waduk Jebol

banner 468x60

Patrolihukum.net // LANGSA, ACEH – Manajemen PTPN IV Regional 6 bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Langsa turun langsung meninjau lokasi banjir yang merendam puluhan rumah warga di Dusun Bukit, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Kamis (5/11/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan menyusul banjir yang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kota Langsa selama lebih dari dua jam pada Rabu malam. Luapan air dari saluran drainase menyebabkan sejumlah rumah warga, akses jalan dusun, serta lahan perkebunan masyarakat ikut terendam.

Peristiwa tersebut sempat memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa banjir disebabkan jebolnya waduk penampungan air milik PTPN IV Regional 6. Namun, pihak perusahaan membantah informasi tersebut dan memberikan penjelasan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Region Head PTPN IV Regional 6 melalui Kassubag Humas, Abdul Khaliq, menjelaskan bahwa lahan yang menjadi lokasi embung tersebut telah dibebaskan kepada Pemerintah Kota Langsa dengan luas sekitar 400 meter persegi.

Dalam peninjauan itu, ditemukan sejumlah persoalan yang diduga menjadi faktor penyebab meluapnya air. Di antaranya, saluran primer sepanjang kurang lebih tiga kilometer yang menghubungkan Dusun Bukit dengan kawasan perkebunan mengalami pendangkalan akibat tumpukan lumpur, pelepah sawit, dan tanaman pengganggu.

Selain itu, air juga melimpas melewati tanggul tanah di perbatasan permukiman warga dengan areal perkebunan. Kondisi tersebut diperparah dengan ukuran gorong-gorong atau box culvert di jalan dusun yang hanya sekitar 40 sentimeter sehingga dinilai belum mampu menampung debit air ketika hujan deras.

PTPN IV Regional 6 menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi penanganan banjir secara permanen.

“Ini tanggung jawab bersama. Areal kami juga terdampak, tapi kami dahulukan kepentingan warga. Kami tinggal sinkronisasi dengan PUPR untuk pembuangan akhirnya,” ujar perwakilan perusahaan di lokasi.

Sementara itu, Dinas PUPR Kota Langsa menyampaikan bahwa perbaikan saluran drainase akan diusulkan masuk dalam program penanganan banjir tahun anggaran 2027. Sebagai langkah darurat, pihaknya akan melakukan pengerukan serta membersihkan gulma yang menutupi saluran air.

PUPR juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan parit di depan maupun samping rumah, tidak membuang sampah ke saluran air, serta rutin melaksanakan gotong royong.

Pihak terkait berharap sinergi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko banjir berulang di Dusun Bukit.

(Jihandak Belang/Sumber: Humas PTPN IV Regional 6 Langsa)

460 kunjungan
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60