Probolinggo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) sebagai persiapan untuk sortir dan pelipatan surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Selasa (5/11/2024). Rakor ini berlangsung di Gudang Logistik KPU Kabupaten Probolinggo yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan.
Sebanyak 120 petugas dilibatkan dalam pelipatan surat suara yang mencakup Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo, H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si., bersama dengan Forkopimda dan Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo, termasuk Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Hary Tjahjono, Kepala Bakesbangpol Doddy Nur Baskoro, dan perwakilan Kecamatan Kraksaan.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Ugas bersama Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo secara simbolis menyematkan rompi kepada perwakilan petugas pelipatan surat suara. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap surat suara yang akan dilipat, termasuk surat suara untuk penyandang disabilitas tunanetra, untuk memastikan aksesibilitas bagi seluruh pemilih.
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Probolinggo, Rifqohul Ibad, menyampaikan bahwa proses pelipatan surat suara dimulai dengan menyusun surat suara sesuai jumlah kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Ia juga mengungkapkan terima kasih kepada Pemkab Probolinggo dan Forkopimda yang telah memberikan dukungan penuh untuk suksesnya Pilkada 2024. Pelipatan surat suara ini akan berlangsung selama empat hari, dari 5 hingga 8 November 2024.
Pj Bupati Ugas Irwanto mengingatkan petugas untuk menjaga ketelitian dalam melaksanakan tugas pelipatan surat suara. “Kesalahan kecil dalam pelipatan bisa berdampak besar pada hasil Pilkada. Saya berharap petugas menjaga integritas dan tidak tergoda untuk melakukan kecurangan,” ujar Ugas. Ia juga mengingatkan agar tidak ada kekurangan atau kelebihan surat suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan memastikan kelancaran distribusi logistik Pilkada.
Terkait kualitas surat suara, Ugas menilai bahan surat suara yang digunakan cukup tebal dan berkualitas baik, namun tetap menekankan agar petugas tidak terburu-buru dalam melipat. Ia juga menegaskan pentingnya akurasi dalam menghitung dan melipat surat suara untuk menghindari masalah di Pilkada mendatang.
Sebagai bentuk apresiasi, Pj Bupati Ugas menyampaikan akan memberikan bonus tambahan bagi petugas yang berhasil melaksanakan tugas dengan baik, terutama bagi mereka yang dapat melipat surat suara dengan rapih dan sesuai ketentuan.
Akhirnya, Ugas mengimbau kepada masyarakat yang terlibat dalam pelipatan surat suara untuk bekerja dengan semangat dan ketekunan. “Semoga proses sortir dan pelipatan surat suara yang dimulai hari ini dapat berjalan lancar, sesuai jadwal, dan memastikan kualitas serta akurasi surat suara yang akan digunakan pada Pemungutan Suara 27 November 2024,” pungkasnya. (Edi D)




























