Serang | Situasi persaingan MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika memasuki tahap yang semakin menarik pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Sehari sebelumnya, Jumat, 9 Oktober 2026, para pembalap telah menjalani sesi latihan bebas pertama atau FP1 sebagai bagian awal rangkaian agenda Grand Prix Indonesia. Sesi tersebut langsung memperlihatkan perbedaan performa yang tipis di sejumlah pembalap terdepan, sehingga persaingan diperkirakan berlangsung ketat pada sesi-sesi berikutnya.
Marco Bezzecchi tampil sebagai pembalap tercepat pada FP1. Pembalap tersebut mencatatkan waktu 1 menit 30,132 detik untuk menempatkan dirinya di puncak daftar. Hasil itu menjadi modal penting bagi Bezzecchi sebelum menghadapi kualifikasi dan Sprint Race, terutama karena kondisi lintasan Mandalika dapat memengaruhi pilihan ban, pengaturan motor, serta konsistensi kecepatan. Performa kuat sejak latihan juga menunjukkan kesiapan timnya dalam menghadapi tekanan kompetisi pada akhir pekan balapan.
Marc Márquez menempati posisi kedua dengan selisih 0,237 detik dari Bezzecchi. Jarak tersebut memperlihatkan bahwa Márquez masih berada dalam jangkauan untuk merebut posisi teratas ketika sesi berikutnya berlangsung. Jorge Martin melengkapi tiga besar, disusul Pedro Acosta di peringkat keempat dan Raul Fernandez di posisi kelima. Urutan lima besar ini menggambarkan ketatnya persaingan di kelas premier, karena para pembalap utama berkumpul dalam kelompok terdepan sejak sesi pembuka. Dengan hasil FP1 yang belum sepenuhnya mencerminkan kekuatan masing-masing tim, kualifikasi dan Sprint Race pada Sabtu menjadi kesempatan penting untuk menguji strategi, kecepatan satu putaran, serta kemampuan menjaga ritme di lintasan Mandalika.
Latihan bebas kedua MotoGP Mandalika 2026 menghadirkan perubahan penting dalam peta persaingan. Raul Fernandez tampil bangkit setelah sesi sebelumnya dan mencatatkan waktu tercepat pada FP2. Penampilan tersebut menunjukkan bahwa pembalap Trackhouse Racing itu mampu menemukan peningkatan performa yang signifikan, baik dalam satu lap maupun ketika menyesuaikan diri dengan karakter lintasan Mandalika. Kecepatan Fernandez sekaligus membuka kembali persaingan yang sebelumnya terlihat mengarah kepada sejumlah nama unggulan.
Hasil tersebut menggeser Marco Bezzecchi ke posisi kedua. Bezzecchi tetap memperlihatkan kecepatan kompetitif, tetapi tidak lagi berada di puncak daftar catatan waktu seperti pada sesi sebelumnya. Jorge Martin menempati posisi ketiga dan masih menjadi salah satu pembalap yang patut diperhatikan menjelang rangkaian sesi berikutnya. Jarak performa di para pembalap terdepan membuat perubahan kecil dalam pengaturan motor, pemilihan ban, atau kondisi lintasan berpotensi memengaruhi susunan posisi.
Marc Márquez, yang sebelumnya menjadi salah satu penantang utama pada FP1, harus turun ke peringkat kelima pada latihan bebas kedua. Posisi itu belum menggambarkan kekuatan sebenarnya untuk sesi kualifikasi maupun Sprint Race, tetapi menunjukkan bahwa persaingan di Mandalika berlangsung sangat dinamis. Perubahan urutan dari FP1 ke FP2 juga memperlihatkan pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan grip lintasan dan strategi penggunaan ban. Dengan Fernandez berada di depan, Bezzecchi serta Martin tetap dekat, dan Márquez masih dalam kelompok atas, peta persaingan menjadi semakin terbuka. Hasil latihan ini memberikan indikasi mengenai kekuatan masing-masing tim, tetapi belum dapat dijadikan gambaran pasti tentang hasil perlombaan yang akan berlangsung.
Persaingan di lintasan MotoGP Mandalika 2026 berkaitan erat dengan ketatnya klasemen sementara musim ini. Jorge Martin saat ini berada di puncak dengan koleksi 333 poin, sedangkan Marc Márquez membuntuti sangat dekat dengan 331 poin. Selisih keduanya hanya dua angka, sehingga posisi teratas klasemen mencerminkan pertarungan yang berlangsung amat rapat. Setiap sesi dalam rangkaian akhir pekan balapan menjadi bagian penting dari persaingan perebutan posisi terdepan tersebut, termasuk kualifikasi dan sprint race di Mandalika.
Kedekatan poin Martin dan Márquez memperlihatkan bahwa persaingan mereka tidak hanya terlihat dari performa di lintasan, tetapi juga tercermin langsung dalam perolehan klasemen. Martin memegang keunggulan tipis atas Márquez, sementara pembalap yang berada di posisi kedua tetap memiliki jarak yang sangat dekat dengan pemimpin musim. Kondisi ini membuat pertarungan di Mandalika menjadi sorotan karena kedua pembalap tersebut menempati dua posisi teratas dalam klasemen sementara 2026. Perbedaan dua poin memisahkan mereka, sehingga masing-masing memiliki posisi yang sangat berdekatan secara matematis.
Marco Bezzecchi menempati peringkat ketiga dengan 284 poin. Jumlah tersebut menempatkannya di belakang Martin dan Márquez dengan jarak yang masih terlihat dari puncak klasemen. Meski demikian, Bezzecchi tetap menjadi ancaman di trek Mandalika. Posisi ketiganya menunjukkan bahwa ia termasuk dalam kelompok pembalap teratas musim 2026, sementara kehadirannya menambah ketat persaingan di lintasan. Dengan Martin dan Márquez yang hanya terpaut dua poin serta Bezzecchi yang berada di peringkat ketiga, peta persaingan Mandalika mempertemukan tiga nama penting dari jajaran atas klasemen sementara.
Rangkaian kegiatan MotoGP Mandalika 2026 pada Sabtu, 10 Oktober 2026, akan berlangsung padat sejak pagi. Sesi diawali dengan latihan bebas kedua (FP2) Moto3 pada pukul 07.40 WIB. Sesi ini menjadi kesempatan bagi para pembalap dan tim untuk menyempurnakan setelan motor, sekaligus mengevaluasi kondisi lintasan berdasarkan data yang diperoleh pada sesi sebelumnya.
Agenda berikutnya adalah FP2 Moto2 yang dijadwalkan mulai pukul 08.25 WIB, kemudian FP2 MotoGP pada pukul 09.10 WIB. Kedua sesi tersebut memiliki peran penting sebelum memasuki tahap penentuan posisi start. Tim akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk menguji pilihan ban, meningkatkan kecepatan satu putaran, serta menemukan keseimbangan motor yang sesuai dengan karakter Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Setelah seluruh sesi latihan selesai, kualifikasi MotoGP dimulai pada pukul 09.50 WIB. Tahap pertama, Q1, berlangsung sebelum dilanjutkan Q2 hingga sekitar pukul 10.30 WIB. Hasil kualifikasi menentukan posisi para pembalap di grid start. Catatan waktu terbaik akan menempatkan pembalap di barisan depan, sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk menghindari kepadatan pada lap awal dan segera membangun posisi kompetitif.
Pada sore hari, perhatian beralih ke sprint race yang dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB dengan jarak 13 lap. Format balapan singkat ini tetap menuntut strategi, konsistensi, dan keberanian karena setiap kesalahan dapat langsung memengaruhi perolehan poin. Sprint race juga penting bagi momentum perburuan gelar, terutama bagi pembalap yang membutuhkan tambahan poin atau ingin menekan pesaing utama. Hasil kualifikasi dan sprint race akan menjadi gambaran kekuatan masing-masing tim sekaligus ikut menentukan arah persaingan menuju balapan utama pada pekan berikutnya.














