Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Polri

Perlindungan Perempuan dan Anak Diperkuat, Polri Bentuk Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres

badge-check


Perlindungan Perempuan dan Anak Diperkuat, Polri Bentuk Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres Perbesar

**Jakarta, Patrolihukum.net** — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat komitmennya dalam melindungi perempuan, anak, serta kelompok rentan dengan memperluas pembentukan **Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO)** di tingkat daerah. Hingga kini, Direktorat PPA-PPO telah dibentuk di **11 Kepolisian Daerah (Polda)** dan **22 Kepolisian Resor (Polres)** di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret Polri untuk mendekatkan layanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya korban kekerasan dan perdagangan orang yang selama ini kerap memilih diam karena berbagai faktor, mulai dari rasa takut, tekanan sosial, hingga minimnya akses terhadap pendampingan hukum.

Perlindungan Perempuan dan Anak Diperkuat, Polri Bentuk Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres

Kapolri **Jenderal Listyo Sigit Prabowo** menegaskan, pembentukan Direktorat PPA-PPO hingga ke level daerah bertujuan mengoptimalkan pelayanan dan perlindungan terhadap korban, terutama perempuan dan anak yang masih menjadi kelompok paling rentan dalam berbagai bentuk tindak kekerasan.

“Kita ingin memastikan bahwa korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak, merasa aman dan berani melapor. Kehadiran Direktorat PPA-PPO di daerah menjadi wujud nyata negara hadir untuk melindungi mereka,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Kapolri, selama ini masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tidak terungkap ke permukaan. Korban kerap memilih untuk memendam peristiwa yang dialami karena takut disalahkan, mendapat stigma, atau mengalami intimidasi dari pelaku maupun lingkungan sekitar.

Dengan diperluasnya Direktorat PPA-PPO, Polri berharap proses penanganan perkara menjadi lebih **responsif, empatik, dan berperspektif korban**, sekaligus memastikan korban mendapatkan pendampingan psikologis, medis, serta bantuan hukum yang memadai.

Direktorat PPA-PPO juga diharapkan mampu memperkuat penanganan kasus **Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)** yang belakangan menunjukkan tren peningkatan, baik yang melibatkan perempuan dewasa maupun anak-anak. Kejahatan ini dinilai semakin kompleks dan lintas wilayah, sehingga memerlukan struktur organisasi dan sumber daya yang lebih kuat di tingkat daerah.

Selain memperluas struktur organisasi, Polri juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas personel yang bertugas di Direktorat PPA-PPO. Para penyidik dan petugas diharapkan memiliki kepekaan sosial, pemahaman psikologis korban, serta kemampuan komunikasi yang baik agar proses pemeriksaan tidak justru menambah trauma.

Langkah penguatan Direktorat PPA-PPO ini sejalan dengan amanat undang-undang dan komitmen pemerintah dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak, sekaligus mendukung upaya pencegahan kekerasan berbasis gender dan eksploitasi manusia.

Ke depan, Polri menargetkan pembentukan Direktorat PPA-PPO dapat terus diperluas ke lebih banyak Polda dan Polres, sehingga layanan perlindungan benar-benar dapat diakses hingga ke tingkat akar rumput. Dengan sistem yang semakin dekat dan responsif, Polri berharap tidak ada lagi korban yang merasa sendirian dan memilih bungkam saat mengalami kekerasan. (Edi D/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAPOLDA KEPRI HADIRI KUNJUNGAN KERJA SPESIFIK KOMISI II DPR RI, PERKUAT SINERGI PEMBANGUNAN DAERAH

8 Juli 2026 - 18:40 WIB

KAPOLDA KEPRI HADIRI KUNJUNGAN KERJA SPESIFIK KOMISI II DPR RI, PERKUAT SINERGI PEMBANGUNAN DAERAH

Detik-detik Polsek Jakenan Gagalkan Distribusi Ribuan Botol Arak Bali Ilegal Siap Edar

8 Juli 2026 - 18:32 WIB

Detik-detik Polsek Jakenan Gagalkan Distribusi Ribuan Botol Arak Bali Ilegal Siap Edar

Polsek Tempursari Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara, Pererat Kolaborasi dengan Forkopimcam dan Warga

8 Juli 2026 - 14:52 WIB

Polsek Tempursari Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara, Pererat Kolaborasi dengan Forkopimcam dan Warga

Viral! Wanita Diduga Intimidasi Pengendara Sambil Tunjukkan KTA Kepolisian, Polisi Diminta Selidiki

8 Juli 2026 - 14:35 WIB

Viral! Wanita Diduga Intimidasi Pengendara Sambil Tunjukkan KTA Kepolisian, Polisi Diminta Selidiki

Jurnalis Diduga Diintimidasi Saat Konfirmasi Kios Obat Keras di Tangsel, Aparat Diminta Bertindak

8 Juli 2026 - 13:50 WIB

Jurnalis Diduga Diintimidasi Saat Konfirmasi Kios Obat Keras di Tangsel, Aparat Diminta Bertindak
Trending di Kabar Viral