Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Pemerintah

Perkuat Kapasitas Fiskal, Kemendagri Minta Pemprov Papua Tengah Tingkatkan PAD

badge-check

Nabire – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat kapasitas fiskal. Dengan kapasitas fiskal yang kuat, ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat otomatis akan berkurang.

 

Perkuat Kapasitas Fiskal, Kemendagri Minta Pemprov Papua Tengah Tingkatkan PAD

Hal ini disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Yusharto Huntoyungo saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Tengah di Nabire, Kamis (8/5/2025).

 

Yusharto menekankan, di tengah upaya pemerintah melakukan efisiensi anggaran, termasuk penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD), pemerintah daerah (Pemda) yang masih bergantung pada dana pusat harus lebih proaktif dan inovatif dalam menggali potensi penerimaan lokal. Menurutnya, peningkatan PAD tidak semata soal menambah pendapatan, melainkan juga membangun kemandirian dan ketahanan fiskal daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.

 

Pasalnya, kata dia, peningkatan PAD serta tata kelola fiskal yang baik menjadi kunci mempercepat pembangunan daerah, menurunkan ketimpangan sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kami harap melalui komitmen yang kuat dan kerja sama antarpemerintah, sektor swasta dan masyarakat lokal, ekonomi Papua Tengah dapat tumbuh secara konsisten,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Yusharto mendorong Pemprov Papua Tengah untuk mengoptimalkan potensi PAD melalui sektor-sektor unggulan seperti pertanian, pertambangan, dan perikanan—khususnya komoditas tuna, cakalang, dan tongkol—serta sektor perkebunan dengan komoditas kopi. Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk mendongkrak PAD apabila dikelola secara strategis dan berkelanjutan.

 

Ia menjelaskan, berdasarkan data realisasi anggaran Tahun Anggaran 2024, sekitar 60 persen pendapatan Papua Tengah masih bersumber dari transfer pusat. Kondisi tersebut menjadikan Papua Tengah termasuk dalam kategori daerah dengan kapasitas fiskal lemah.

 

“Hal ini yang perlu kita benahi bersama agar PAD di Papua Tengah dapat ditingkatkan,” ujarnya.

 

Berikutnya, Yusharto mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas perencanaan anggaran dan efisiensi belanja daerah guna menghindari defisit kas serta memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran. Dia mendorong Pemprov Papua Tengah untuk menyusun perencanaan jangka menengah maupun tahunan yang saling terintegrasi serta didukung pengelolaan sumber daya aparatur dan keuangan secara optimal.

 

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah diharapkan dapat mengatur alokasi baik sumber daya aparatur pemerintah maupun keuangannya dalam rangka menyusun berbagai perencanaan baik jangka menengah dan tahunan agar dapat saling terintegrasi,” pungkasnya.

 

Puspen Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Tambak Udang CV LSA Disorot Aktivis, Pemkab Probolinggo Dinilai Lamban Tangani Dugaan Kejahatan Lingkungan

20 Januari 2026 - 17:50 WIB

Kasus Tambak Udang CV LSA Disorot Aktivis, Pemkab Probolinggo Dinilai Lamban Tangani Dugaan Kejahatan Lingkungan

Perangi Pinjol, Judol, dan Investasi Bodong, Pemdes Selogudig Wetan Gandeng PT Malahayati

20 Januari 2026 - 14:53 WIB

Perangi Pinjol, Judol, dan Investasi Bodong, Pemdes Selogudig Wetan Gandeng PT Malahayati

Rembuk Stunting Desa Pojok Bahas Pencegahan dan Penanganan Stunting TA 2027

20 Januari 2026 - 12:29 WIB

Rembuk Stunting Desa Pojok Bahas Pencegahan dan Penanganan Stunting TA 2027

Kasus Distribusi Air Bersih di Pelabuhan Mayangan Masuk Penyelidikan Polisi

19 Januari 2026 - 21:42 WIB

Kasus Distribusi Air Bersih di Pelabuhan Mayangan Masuk Penyelidikan Polisi

UPT PPA Mulai Berjalan, Kabupaten Probolinggo Tegaskan Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak

19 Januari 2026 - 20:02 WIB

UPT PPA Mulai Berjalan, Kabupaten Probolinggo Tegaskan Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak
Trending di Pemerintah