Wonogiri – Perayaan Bersih Desa Ngelo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, pada Kamis (15/08/2024), menjadi lebih istimewa dengan penampilan memukau dari grup Karawitan Siswo Laras yang terdiri dari anak-anak SDN 1 Ngelo. Acara yang digelar di lapangan sepak bola Desa Ngelo ini dimulai tepat pukul 19.00 WIB dan berhasil menarik perhatian banyak warga serta para pejabat lokal dari Forkompincam Jatiroto yang turut hadir untuk meramaikan suasana.
Pembukaan acara ini dimeriahkan oleh Karawitan Siswo Laras yang menyuguhkan beberapa gending klasik, seperti “Suwe Ora Jamu,” “Jago Kluruk,” dan “Waru Doyong.” Penampilan mereka menunjukkan keahlian luar biasa para siswa dalam membawakan musik tradisional, yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh hati para penonton.

Pelatih Karawitan, Ki Karman Mulyo Carito, seorang dalang ternama sekaligus tokoh seni setempat, mengungkapkan rasa bangganya atas penampilan para siswa yang melebihi ekspektasinya. Ia menjelaskan bahwa meskipun latihan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, namun anak-anak mampu menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Ki Karman berharap latihan ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari kegiatan rutin mereka, agar kecintaan terhadap seni karawitan tetap tumbuh di kalangan generasi muda.
Di samping itu, Kepala Sekolah SDN 1 Ngelo, Danang Hari Wahyudi, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam kesuksesan penampilan karawitan ini. Ia menegaskan pentingnya penyelenggaraan acara-acara budaya seperti ini sebagai upaya untuk melestarikan kearifan lokal di tengah arus globalisasi yang semakin pesat. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan di masa mendatang, agar para siswa semakin mengenal dan mencintai warisan budaya mereka.
Penampilan Karawitan Siswo Laras ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga Desa Ngelo, tetapi juga menjadi simbol semangat dan dedikasi dalam melestarikan budaya lokal yang kaya dan beragam. Acara Bersih Desa Ngelo tahun ini pun sukses menjadi ajang bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi sambil menikmati kekayaan seni tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Prana Jati/DD911





























