Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Penahanan Tersangka Kasus Pemalsuan Ijin Usaha Pertambangan di Morowali

badge-check

**JAKARTA** – Polda Sulteng telah melakukan penahanan terhadap tersangka dengan inisial FMI dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen Ijin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari, mengonfirmasi bahwa penahanan dilakukan setelah tersangka FMI dipanggil dan diperiksa pada Rabu (03-07-2024) lalu. “Benar, Polda Sulteng telah melakukan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen IUP di Kabupaten Morowali,” ujar Sugeng Lestari melalui pesan WhatsApp kepada media pada Jumat (05-07-2024).

Penahanan Tersangka Kasus Pemalsuan Ijin Usaha Pertambangan di Morowali

Penyidik telah menetapkan penahanan selama 20 hari ke depan, mulai tanggal 3 Juli 2024, berdasarkan dugaan pelanggaran pasal 263 ayat (1) dan ayat (2) Jo. pasal 55 dan pasal 56 KUH Pidana, yang mengatur tentang pemalsuan surat atau penggunaan surat palsu.

Kasus ini berawal dari laporan polisi yang diajukan oleh Kuasa Hukum PT. Artha Bumi Mining (ABM), Happy Hayati, kepada Polda Sulteng dengan nomor LP/B/153/VII/2023/SPKT/Polda Sulteng tanggal 13 Juli 2023. Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan, Polda Sulteng menetapkan tersangka atas dugaan pemalsuan dokumen surat yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembinaan Pengusahaan Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.

Penetapan tersangka FMI tertuang dalam Surat Dirreskrimum Polda Sulteng Nomor B/256/V/RES.1.9/2024/Ditreskrimum tanggal 13 Mei 2024, yang menyoroti dugaan pemalsuan terkait dengan Surat Direktur Jenderal Minerba Nomor 1489 tentang penyesuaian IUP Operasi Produksi pada tanggal 3 Oktober 2013.

Saat ini, penyidik terus melakukan pengembangan dan proses lebih lanjut terkait kasus ini untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa terkait pemalsuan dokumen tersebut. (Megy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Saatnya Berbenah Pemdes dan Kecamatan! Mediasi di Desa Tak Ungkap Persil 18, Baru Terbuka di Kecamatan: Ada Apa dengan Data Tanah Desa Sumber Probolinggo?

5 Maret 2026 - 14:40 WIB

Saatnya Berbenah Pemdes dan Kecamatan! Mediasi di Desa Tak Ungkap Persil 18, Baru Terbuka di Kecamatan: Ada Apa dengan Data Tanah Desa Sumber Probolinggo?

Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Gelar Evaluasi di Posko Linggang Amer

5 Maret 2026 - 12:29 WIB

Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Gelar Evaluasi di Posko Linggang Amer

Pemdes Sukodono Salurkan BLT DD 2026 kepada 2 KPM

5 Maret 2026 - 11:59 WIB

Pemdes Sukodono Salurkan BLT DD 2026 kepada 2 KPM

Siapa Dalang Dibalik Persil 18 Tak Tercatat di Buku C? Muncul Dugaan Kejanggalan Administrasi dan Permainan Data di Sumber Probolinggo

5 Maret 2026 - 11:29 WIB

Siapa Dalang Dibalik Persil 18 Tak Tercatat di Buku C? Muncul Dugaan Kejanggalan Administrasi dan Permainan Data di Sumber Probolinggo

Berangkat ke Sasaran TMAB dan MCK, Serka Joko Bertemu Pejuang Cilik di Atas Penyeberangan Sungai Mahakam

4 Maret 2026 - 18:04 WIB

Berangkat ke Sasaran TMAB dan MCK, Serka Joko Bertemu Pejuang Cilik di Atas Penyeberangan Sungai Mahakam
Trending di Berita