Pengurus Cabang Persinas Asad Kabupaten Bogor Wilayah Timur baru-baru ini mengadakan Pemusatan Latihan dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tashih Sabuk Kuning (TSK) di Padepokan Persinas Asad, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pesilat putri yang tengah berlatih untuk meraih sabuk kuning.
Dalam acara tersebut, H. Abdillah Sudarman, Pembina Persinas Asad Kabupaten Bogor, menyampaikan pesan penting tentang nilai-nilai moral dan etika. “Pesilat harus selalu mengedepankan akhlak dan budi pekerti, serta tidak bersikap semena-mena terhadap siapapun. Selain itu, penting untuk memiliki akhlak yang baik melalui ibadah yang tertib dan taat kepada Allah, serta menjauhi larangan agama,” ujarnya.

Sudarman juga berharap kegiatan TSK ini akan meningkatkan semangat para pesilat, sehingga mereka dapat berkembang menjadi atlet yang profesional dan religius. “Saya berharap, melalui kegiatan ini, para atlet pencak silat Asad dapat lebih bersemangat dan melahirkan atlet yang profesional serta religius,” tambahnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Hikmah, pembina Persinas Asad putri Kabupaten Bogor, yang menjelaskan bahwa TSK bertujuan untuk melestarikan budaya pencak silat Indonesia dan mencetak pesilat wanita yang tangguh, berani, dan religius. “Saya berharap para pesilat putri Asad bisa menjadi contoh bagi seluruh wanita, menjaga diri dalam berbagai keadaan, mandiri, dan selalu semangat. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia, berani, dan mandiri,” pungkas Hikmah.
Pemusatan Latihan dan UKT ini merupakan langkah penting dalam pengembangan pesilat putri dan upaya pelestarian budaya pencak silat di Kabupaten Bogor. (Lia/San)


























