Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Pemerintah

Pelatihan Eco Printing di Rutan Kraksaan, Upaya Pembinaan Kreatif Menuju Reintegrasi Sosial

badge-check

Pelatihan Eco Printing di Rutan Kraksaan, Upaya Pembinaan Kreatif Menuju Reintegrasi Sosial Perbesar

Patrolihukum.net — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui program yang berorientasi pada kemandirian dan pemberdayaan ekonomi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar pelatihan eco printing dengan memanfaatkan bahan-bahan alami dari lingkungan sekitar, Senin (15/12/2025).

Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh petugas Rutan Kraksaan dengan melibatkan warga binaan sebagai peserta aktif. Dalam kegiatan ini, warga binaan diajarkan teknik dasar eco printing, yakni metode mencetak motif alami dari daun dan tumbuhan pada media kain. Selain ramah lingkungan, teknik ini juga memiliki nilai estetika dan potensi ekonomi yang menjanjikan.

Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, mengatakan pelatihan eco printing merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

“Pembinaan di Rutan Kraksaan tidak hanya menekankan aspek kedisiplinan, tetapi juga penguatan keterampilan dan mental. Melalui pelatihan eco printing ini, kami ingin warga binaan memiliki bekal keahlian yang bernilai ekonomi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Galih.

Menurutnya, keterampilan berbasis kreativitas seperti eco printing memiliki peluang usaha yang cukup luas karena produk yang dihasilkan bersifat unik, bernilai seni, dan diminati pasar. Dengan demikian, warga binaan diharapkan mampu menciptakan usaha mandiri dan tidak kembali terjerumus pada pelanggaran hukum.

Sementara itu, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan, M. Yasin Zaini, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan mendapat respons positif dari warga binaan. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan proses, mulai dari pemilihan daun, penataan motif, hingga proses pencetakan pada kain.

“Eco printing relatif mudah dipelajari, namun hasilnya bisa sangat bernilai jika dikembangkan secara serius. Ini menjadi peluang usaha yang realistis bagi warga binaan setelah mereka kembali ke masyarakat,” kata Yasin.

Ia menambahkan, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan rasa percaya diri warga binaan. Dengan memiliki keterampilan yang konkret, mereka diharapkan lebih siap menghadapi tantangan sosial dan ekonomi setelah bebas nanti.

Melalui program pembinaan kemandirian tersebut, Rutan Kraksaan berharap dapat mencetak warga binaan yang tidak hanya taat aturan selama menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik. Bekal keterampilan, kreativitas, dan kesadaran lingkungan diharapkan mampu membantu proses reintegrasi sosial warga binaan secara berkelanjutan.

(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polemik Honda N 1194 PP Aset Pemkot Probolinggo Berlanjut, Tim Investigasi dan LSM Macan Kumbang Siapkan Surat Resmi

25 Juli 2026 - 14:35 WIB

Sinyal Darurat BUMDes di Banggai Diduga Massal Tabrak Perbup No. 43/2021, Praktisi Hukum dan Pegiat Kontrol Sosial Desak APH Usut Tuntas

25 Juli 2026 - 06:29 WIB

Tangkap Dan Penjarakan Seluruh Pengurus Bumdes, Diduga Tabrak Aturan Berdasarkan Perbub No.43 Tahun 2021, Rugikan Negara Dan Rakyat.

25 Juli 2026 - 04:20 WIB

Puluhan Gerai Koperasi Merah Putih di Bojonegoro Tutup, Upah Dijanjikan Rp 1,4Jt Yang Diterima Rp 76 Rb

23 Juli 2026 - 17:05 WIB

Bupati Haris Gandeng INOVASI, Pendidikan Kabupaten Probolinggo Siap Melompat Maju

23 Juli 2026 - 15:49 WIB

Trending di Nasional