Patrolihukum.net — Para pemimpin Eropa secara terbuka menyatakan dukungan mereka terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy setelah mendapat tekanan dari Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance dalam pertemuan di Gedung Putih.
Melalui berbagai platform media sosial dan pernyataan resmi, para pemimpin dari negara-negara seperti Jerman, Prancis, dan Italia menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk mendukung Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia. Meskipun tidak secara langsung mengkritik Trump, sikap mereka menunjukkan adanya ketegangan yang semakin dalam antara Washington dan sekutu-sekutunya di Eropa mengenai perang di Ukraina.

Tekanan terhadap Zelenskiy muncul setelah Trump dan Vance menyampaikan pandangan yang lebih skeptis mengenai kelanjutan bantuan AS untuk Ukraina. Dalam pertemuan tersebut, Trump dikabarkan menekan Zelenskiy untuk mencari solusi diplomatik yang lebih cepat dalam mengakhiri konflik dengan Rusia. Sementara itu, Vance menegaskan bahwa AS tidak dapat terus memberikan bantuan tanpa batas waktu.
Menanggapi hal ini, Kanselir Jerman Olaf Scholz menyatakan bahwa dukungan terhadap Ukraina harus tetap berlanjut demi mempertahankan stabilitas Eropa. Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menegaskan pentingnya persatuan Eropa dalam menghadapi ancaman dari Rusia.
“Eropa harus berdiri bersama dalam menghadapi agresi ini. Ukraina tidak boleh dibiarkan sendirian,” ujar Macron dalam sebuah konferensi pers di Paris.
Ketegangan antara AS dan Eropa dalam isu Ukraina bukanlah hal baru. Sejak awal invasi Rusia pada 2022, AS dan negara-negara Eropa telah menjadi pendukung utama Ukraina dengan mengirimkan bantuan militer dan ekonomi dalam jumlah besar. Namun, dengan perubahan politik di Washington, kekhawatiran muncul bahwa dukungan tersebut bisa melemah di masa depan.
Di sisi lain, Zelenskiy terus berupaya memastikan bahwa Ukraina tetap mendapatkan dukungan internasional yang kuat. Dalam pernyataan terbaru, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada negara-negara Eropa yang masih berkomitmen membantu negaranya menghadapi invasi Rusia.
“Dukungan dari mitra-mitra kami sangat penting. Kami menghargai setiap bentuk bantuan yang diberikan,” ujar Zelenskiy dalam unggahan di media sosialnya.
Ketidakpastian mengenai arah kebijakan AS terhadap Ukraina kini menjadi perhatian utama di Eropa. Para pemimpin Eropa pun semakin menyadari bahwa mereka mungkin harus meningkatkan peran mereka dalam membantu Ukraina, jika AS benar-benar mengurangi dukungannya di masa depan. (Edi D/Red/**)





























