PROBOLINGGO, Patrolihukum.net – Komitmen mewujudkan pembangunan yang inklusif terus diperkuat Pemerintah Kota Probolinggo. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan dasar pembuatan produk kreatif bagi masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Difabel Kelurahan (KDK) di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Kamis (25/6/2026).
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820-01/Kanigaran turut melakukan pendampingan dan pengawalan guna memastikan program berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi para peserta.

Anggota Koramil 0820-01/Kanigaran, Sertu Nujulan, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kreativitas kelompok difabel agar mampu menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membuka peluang usaha mandiri.
“Penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. Karena itu, pelatihan ini tidak hanya difokuskan pada keterampilan produksi, tetapi juga kemampuan berwirausaha,” ujar Sertu Nujulan.
Ia menambahkan, pemberdayaan kelompok difabel menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu menciptakan produk yang dapat bersaing di pasar dan memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkeadilan bagi seluruh warga tanpa terkecuali.
Menurutnya, keterbatasan fisik yang dimiliki penyandang disabilitas tidak boleh menjadi penghalang untuk berkembang. Sebaliknya, kondisi tersebut harus dijawab melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan akses, kesempatan, dan dukungan yang setara.
“Pemerintah hadir untuk membuka ruang yang lebih luas bagi kelompok disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup. Pelatihan seperti ini merupakan langkah nyata untuk mendukung kemandirian mereka,” tegas Aminuddin.
Pelatihan tersebut juga menjadi sarana pengembangan potensi dan kreativitas peserta agar mampu menghasilkan produk yang bernilai jual serta memiliki daya saing. Selain meningkatkan keterampilan teknis, peserta juga dibekali wawasan mengenai pengelolaan usaha dan pengembangan produk sehingga dapat menjadi bekal dalam membangun usaha mandiri.
Program pemberdayaan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih inklusif, di mana setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan kegiatan ekonomi.
Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan pengurangan kesenjangan, peningkatan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta pemberdayaan kelompok rentan agar mampu hidup mandiri, produktif, dan sejahtera.
Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan para penyandang disabilitas di Kota Probolinggo semakin percaya diri dalam mengembangkan kemampuan yang dimiliki, sekaligus mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui produk-produk kreatif yang dihasilkan.
(Bambang/Pendim 0820)
- <a href="https://patrolihukum.net/satlap-tri-cakti-dan-satgas-gabungan-selamatkan-kekayaan-negara-rp-18-miliar-dari-upaya-penyelundupan-bijih-timah-ilegal/”>Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Selamatkan Kekayaan Negara Rp 1,8 Miliar dari Upaya Penyelundupan Bijih Timah Ilegal
- Mabes TNI Peringati Tahun Baru Islam 1448 H Perkuat Spirit Pengabdian dan Profesionalisme Prajurit
- Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama






























3 Komentar