Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Kontroversi Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih, Mahasiswa Soroti Potensi Pemborosan Anggaran

badge-check


Kontroversi Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih, Mahasiswa Soroti Potensi Pemborosan Anggaran Perbesar

Simalungun — Undangan pelatihan bagi para Pangulu (Kepala Desa) se-Kabupaten Simalungun dalam acara *Diklat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)* yang dijadwalkan berlangsung pada 20–22 Oktober 2025, menuai sorotan tajam dari publik. Pasalnya, kegiatan yang diinisiasi oleh pihak *Sarana Konsultan Diklat Nasional* itu dinilai janggal dan memunculkan pertanyaan serius mengenai efektivitas, transparansi, serta akuntabilitas penggunaan anggaran.

Masyarakat mempertanyakan dasar hukum dan mekanisme kegiatan tersebut, mengingat undangan yang beredar bukan berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, melainkan dari pihak eksternal. Hal ini menimbulkan dugaan adanya ketidakterbukaan dan potensi penyalahgunaan anggaran yang diklaim mencapai jutaan rupiah per peserta.

Kontroversi Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih, Mahasiswa Soroti Potensi Pemborosan Anggaran

“Mana mungkin Pemkab Simalungun tidak tahu tentang kegiatan ini? Biaya Rp 5 juta untuk satu Pangulu itu terlalu besar. Apakah ada permainan di balik ini?” ujar Ketua BEM STAI Panca Budi Perdagangan, Nia Ramadhani Damanik, CPM, didampingi Sekretaris Bennico Dwi Artha serta sejumlah mahasiswa lainnya saat ditemui awak media di kampus STAI Panca Budi Perdagangan, Sabtu (18/10/2025).

Menurut Nia, pelatihan seperti ini seharusnya diinisiasi dan diawasi langsung oleh pemerintah daerah agar sesuai dengan kebutuhan para Pangulu serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. “Kita butuh pelatihan yang relevan dan transparan, bukan kegiatan yang justru menimbulkan kecurigaan publik,” tegasnya.

Nada serupa disampaikan Sekretaris BEM STAI Panca Budi Perdagangan, Bennico Dwi Artha. Ia menilai tujuan kegiatan tersebut masih kabur dan perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak yang bertanggung jawab.
“Apakah pelatihan ini benar-benar untuk peningkatan kapasitas Pangulu, atau sekadar menguntungkan pihak tertentu? Publik berhak tahu,” tandasnya.

Bennico juga menegaskan bahwa pihaknya bersama mahasiswa akan meminta klarifikasi langsung kepada Pemkab Simalungun terkait sumber dana dan mekanisme kegiatan. “Ini bukan hanya soal biaya, tapi soal transparansi dan akuntabilitas publik. Setiap rupiah anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sorotan terhadap pelatihan KDMP ini menambah panjang daftar kritik terhadap tata kelola keuangan di Kabupaten Simalungun. Sebelumnya, publik juga dihebohkan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran dan praktik KKN di beberapa Nagori yang hingga kini belum terselesaikan.

Sejumlah aktivis menilai fenomena seperti ini menunjukkan lemahnya sistem pengawasan di tingkat daerah. Pemerintah Kabupaten diminta segera turun tangan untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan yang mengatasnamakan pembangunan kapasitas aparatur desa tersebut.

“Jika kegiatan ini memang resmi dan bermanfaat, harus ada kejelasan: siapa penyelenggaranya, dari mana anggarannya, dan apa hasil yang diharapkan. Jangan sampai pelatihan ini hanya menjadi ajang seremonial yang menguras keuangan desa,” pungkas Nia.

Kini, publik menantikan sikap resmi Pemkab Simalungun untuk memberikan klarifikasi terbuka atas kontroversi yang telah mencoreng citra pengelolaan pemerintahan daerah tersebut.

(Edi D/Prima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Solo, Dua Pria Diamankan Usai Coba Kabur dari Basement Hotel

21 Mei 2026 - 11:09 WIB

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Solo, Dua Pria Diamankan Usai Coba Kabur dari Basement Hotel

Polres Banggai Ungkap Kos Jadi Warung Narkoba, Tersangka dan 50 paket Sabu Diserahkan ke JPU

21 Mei 2026 - 08:01 WIB

Polres Banggai Ungkap Kos Jadi Warung Narkoba, Tersangka dan 50 paket Sabu Diserahkan ke JPU

LBH LIRA JATIM KAWAL KETAT SIDANG OKNUM POLISI TERDAKWA PEMBUNUHAN SADIS

21 Mei 2026 - 06:54 WIB

LBH LIRA JATIM KAWAL KETAT SIDANG OKNUM POLISI TERDAKWA PEMBUNUHAN SADIS

Viral Hina Wartawan: Meski Ken Ken Sepatan Minta Maaf, Proses Hukum Tetap Berjalan

20 Mei 2026 - 09:07 WIB

Viral Hina Wartawan: Meski Ken Ken Sepatan Minta Maaf, Proses Hukum Tetap Berjalan

Diduga Kadus 3 (MNT) Sebar Fitnah Tutup Cafe Tidak Di Kasih Utang,Tunjukan Buktinya, Roby Akan Polisikan Pencemaran Nama Baik Dan Diskriminasi Kebebasan Pers.

19 Mei 2026 - 17:34 WIB

Diduga Kadus 3 (MNT) Sebar Fitnah Tutup Cafe Tidak Di Kasih Utang,Tunjukan Buktinya, Roby Akan Polisikan Pencemaran Nama Baik Dan Diskriminasi Kebebasan Pers.
Trending di Berita