Kota Probolinggo, Patrolihukum.net – Komunitas BanggaBolinggo menggelar audiensi dengan Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, di ruang transit Kantor Wali Kota pada Selasa (19/8). Pertemuan ini dilakukan untuk meminta dukungan pemerintah terhadap rencana penyelenggaraan event musik bergenre metal di Kota Probolinggo sekaligus mengantar kiprah Sorem Band, band metal asal Probolinggo yang tengah bersiap melakukan tur internasional di sejumlah negara Asia Tenggara dan Australia pada Oktober mendatang.
Etas, salah satu personel Sorem Band, menyampaikan bahwa pihaknya bersama komunitas berharap pemerintah dapat memberi ruang bagi perkembangan musik metal di Probolinggo. “Kami berharap pemerintah mendukung event musik ini, meski dalam skala kecil terlebih dahulu. Ke depan bisa lebih besar, bahkan teman-teman komunitas band metal dari luar negeri juga tertarik datang. Event ini digarap oleh BanggaBolinggo untuk menghidupkan kembali kejayaan band di Kota Probolinggo, termasuk studio musik yang dulu sempat ramai,” ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Aminuddin memberikan apresiasi sekaligus sinyal dukungan. Menurutnya, ide tersebut selaras dengan upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda. “Saya termasuk penggemar musik metal, juga slow rock. Sebenarnya kemarin sudah ada wacana menjadikan Semipro sebagai arena anak-anak muda untuk menampilkan berbagai genre musik, hanya saja waktu dan teknisnya belum memungkinkan. Ke depan saya sangat terbuka, kenapa kita tidak ambil kesempatan ini,” katanya.
Lebih lanjut, Aminuddin menekankan bahwa event musik tidak hanya sebatas hiburan, melainkan juga memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang besar. Ia mencontohkan sejumlah festival di daerah lain yang sukses menjadi ikon, seperti Jazz Gunung di Probolinggo, Jember Fashion Carnaval (JFC), maupun festival di Banyuwangi. “Kalau daerah lain bisa, kenapa Kota Probolinggo tidak? Melalui kolaborasi dengan BanggaBolinggo, event musik metal ini bisa masuk dalam kalender kegiatan resmi. Selain mengangkat musik lokal, juga bisa mendukung UMKM, meningkatkan PAD dari sektor parkir, serta memperkenalkan Kota Probolinggo ke masyarakat luar,” tegasnya.
Rencana ini mendapat sambutan positif dari komunitas musik lokal yang hadir dalam audiensi. Mereka menilai dukungan pemerintah menjadi faktor penting untuk mengangkat kembali semangat generasi muda di bidang seni dan musik, sekaligus memperluas jaringan kreativitas hingga ke level internasional.
Dengan sinergi antara komunitas, musisi lokal, dan pemerintah, diharapkan event musik metal di Probolinggo tidak hanya menjadi wadah ekspresi, tetapi juga mampu melahirkan ikon baru dalam kalender pariwisata budaya Kota Probolinggo. (Bambang)
























