Patrolihukum.net // Probolinggo — Komando Distrik Militer (Kodim) 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat petani. Kali ini, kegiatan difokuskan pada pendampingan pelaksanaan program Serapan Gabah Petani (Sergap) di wilayah binaan.
Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan oleh anggota Koramil 0820/02 Wonoasih, yang dipimpin oleh Babinsa Serma Agus Purnomo. Menurutnya, program Sergap ini bertujuan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik dan maksimal, sekaligus menjadi momen penting untuk mendengar secara langsung berbagai kendala yang dihadapi petani saat musim panen berlangsung.

“Program serapan gabah petani ini dilakukan guna memastikan hasil panen benar-benar terserap secara optimal, sekaligus mengetahui secara langsung tantangan yang dihadapi para petani di lapangan,” ujar Serma Agus Purnomo saat berada di lokasi kegiatan, Senin (14/4/2025).
Lokasi kegiatan pendampingan kali ini berada di wilayah Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Wilayah tersebut termasuk dalam cakupan wilayah teritorial dan binaan Koramil 0820/02 Wonoasih.
Lebih lanjut, Serma Agus menyampaikan bahwa program Sergap juga merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Dengan memastikan bahwa gabah petani tidak mengalami penumpukan atau kerugian akibat tidak terserap, maka stabilitas pasokan beras nasional dapat tetap terjaga.
“Kami hadir di lapangan untuk memastikan bahwa panen petani berjalan dengan lancar dan hasilnya benar-benar dimanfaatkan. Selain itu, kami juga ingin mengetahui kendala yang dihadapi oleh petani agar bisa kita carikan solusinya secara bersama-sama,” katanya.
Selain melakukan pemantauan dan pendampingan secara langsung, Serma Agus Purnomo menambahkan bahwa pihaknya juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan para petani, kelompok tani, serta instansi terkait. Langkah ini penting dilakukan agar Kodim dapat memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi pertanian, khususnya produksi padi, di wilayah tersebut.
“Dengan adanya kolaborasi dan kerja sama yang baik, kami berharap program ini bisa memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” tegasnya.
Program pendampingan Sergap ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI, khususnya melalui Kodim 0820/Probolinggo, bukan hanya dalam aspek pertahanan semata, namun juga dalam bidang sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan humanis dan proaktif di sektor pertanian, diharapkan hasil pertanian rakyat dapat memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
(Bambang/Pendim0820)
- Babinsa Loa Duri Ulu Harap Program BPNT Mampu Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat
- Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Kembali Ukir Prestasi, Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu dan Amankan WNA di Entikong
- Dengan Semangat Gerak Bersama, Kodim Probolinggo Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi Tahun 2026 Kota Probolinggo






























2 Komentar