Kericuhan Suporter Persita dan Persija Sempat Hentikan Laga di Serang

Kericuhan Suporter Persita dan Persija Sempat Hentikan Laga di Serang
banner 468x60

Kota Serang. Sejumlah | Kericuhan yang melibatkan suporter Persita Tangerang dan Persija Jakarta membuat pertandingan BRI Super League di Banten International Stadium (BIS), Kota Serang, sempat tertunda. Insiden itu terjadi pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, ketika pertandingan memasuki jeda babak pertama. Situasi di stadion tersebut membuat laga tidak dapat langsung dilanjutkan sesuai jadwal setelah babak pertama berakhir.

Peristiwa ini berlangsung di tengah pertandingan dua klub yang memiliki basis pendukung masing-masing. Namun, informasi mengenai penyebab awal keributan tidak disebutkan, sehingga belum dapat dipastikan apa yang memicu insiden tersebut. Fakta yang tersedia menegaskan bahwa kericuhan melibatkan suporter kedua tim dan berdampak langsung pada jalannya pertandingan di BIS.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Penundaan itu menjadi bagian penting dari kejadian malam tersebut karena pertandingan harus berhenti sementara saat seharusnya memasuki babak berikutnya. Dengan demikian, perhatian tidak hanya tertuju pada laga Persita melawan Persija, tetapi juga pada gangguan yang terjadi di area stadion. Belum ada keterangan lebih lanjut dalam informasi yang tersedia mengenai durasi penundaan, kondisi setelah kericuhan, ataupun langkah yang diambil selama pertandingan dihentikan.

Insiden tersebut menandai jeda babak pertama yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam pertandingan BRI Super League itu. Laga di Kota Serang sempat tertahan akibat keributan antarsuporter, sebelum dapat berlanjut setelah situasi memungkinkan. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya menjaga ketertiban selama pertandingan sepak bola, terutama ketika pendukung dari dua klub berada di stadion yang sama. Meski demikian, rincian lanjutan mengenai insiden maupun keadaan pertandingan setelah jeda belum dapat disimpulkan dari informasi yang ada.

Video yang beredar memperlihatkan suasana di sekitar tribun berubah tegang ketika sejumlah suporter terlihat saling melempar flare. Rekaman tersebut menunjukkan benda bercahaya itu bergerak di kelompok suporter, sementara orang-orang di sekitarnya tampak bereaksi terhadap situasi. Api dan cahaya dari flare terlihat jelas dalam video, tetapi rekaman yang beredar tidak memberikan keterangan lengkap mengenai urutan kejadian maupun pihak yang pertama kali melakukan tindakan tersebut.

Di tengah keramaian, beberapa orang tampak berlarian menjauh atau berpindah tempat. Pergerakan itu berlangsung di area tribun dan sekitarnya, sehingga suasana dalam rekaman terlihat tidak teratur. Sejumlah suporter juga terlihat turun dari tribun menuju area lapangan. Video memperlihatkan perpindahan tersebut, tetapi tidak cukup untuk memastikan alasan setiap orang turun atau tujuan mereka setelah meninggalkan tribun.

Gambaran dalam video menjadi perhatian karena insiden berlangsung saat pertandingan Persita dan Persija sempat terhenti. Namun, cuplikan yang beredar hanya menampilkan sebagian dari situasi di lokasi. Tidak semua sudut kejadian terlihat, dan rekaman tersebut tidak menjelaskan secara menyeluruh apa yang berlangsung sebelum maupun sesudah bagian yang terekam. Karena itu, isi video sebaiknya dipahami sebagai gambaran terbatas, bukan sebagai keterangan lengkap mengenai seluruh rangkaian peristiwa.

Dalam menyikapi rekaman itu, penting untuk memisahkan hal yang tampak di layar dari dugaan mengenai penyebabnya. Video memperlihatkan saling lempar flare, beberapa orang berlarian, serta sebagian suporter turun dari tribun ke area lapangan. Akan tetapi, cuplikan tersebut tidak memastikan siapa yang memulai kericuhan, bagaimana situasi berkembang dari awal, atau apakah semua orang yang terlihat terlibat dalam tindakan yang sama. Informasi lebih lanjut dari pihak terkait diperlukan untuk menjelaskan kronologi secara utuh.

Rekaman yang beredar dapat membantu publik melihat sebagian kondisi saat laga terhenti, sekaligus menunjukkan bahwa situasi di sekitar tribun sempat memanas. Meski demikian, penyebaran video tanpa konteks tambahan berisiko memunculkan kesimpulan yang tidak didukung oleh gambar. Oleh sebab itu, keterangan yang menyertai video perlu tetap berpegang pada hal-hal yang benar-benar terlihat, tanpa menetapkan pelaku atau motif yang belum dikonfirmasi.

Kericuhan suporter Persita dan Persija berdampak langsung pada jalannya pertandingan di Serang. Laga sempat tertunda ketika situasi di sekitar pertandingan mengganggu kelangsungan permainan. Untuk sementara, pertandingan tidak dapat berjalan seperti semula, sehingga penonton dan pihak yang mengikuti laga harus menunggu hingga kondisi memungkinkan untuk dilanjutkan. Insiden tersebut menjadi jeda di tengah pertandingan, tetapi tidak berakhir dengan pembatalan. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana kericuhan di sekitar sebuah laga dapat menghentikan aktivitas pertandingan dan mengubah jadwal yang sedang berlangsung.

Setelah sempat terhenti, pertandingan kembali dilanjutkan dan akhirnya dimainkan sampai selesai. Dengan demikian, penundaan hanya menjadi gangguan sementara terhadap jalannya laga, bukan penghentian permanen. Kedua tim dapat menuntaskan pertandingan setelah jeda tersebut, dan hasil akhirnya mencatat kemenangan Persita atas Persija dengan skor 3-2. Hasil ini menjadi catatan utama dari pertandingan yang sempat diwarnai gangguan di luar permainan. Tidak ada perubahan pada kenyataan bahwa laga berakhir dengan kemenangan Persita, meskipun sebelumnya kericuhan membuat pertandingan harus berhenti sejenak.

Urutan kejadian tersebut penting untuk dipahami secara jelas: pertandingan berlangsung, sempat tertunda akibat kericuhan suporter, lalu dilanjutkan kembali hingga selesai. Skor akhir 3-2 memastikan Persita keluar sebagai pemenang dalam laga di Serang itu. Penundaan menjadi dampak langsung yang terlihat, sedangkan penyelesaian pertandingan memberikan kepastian mengenai hasil akhirnya. Dengan laga yang dapat diteruskan, laporan mengenai insiden ini sekaligus mencatat bahwa gangguan tidak mencegah pertandingan mencapai akhir. Fokusnya tetap pada dua fakta tersebut, yakni adanya jeda karena kericuhan dan kemenangan Persita dengan skor 3-2 setelah pertandingan rampung.

Kapolresta Serang Kota Kombes Yudha Satria menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai sejumlah penonton atau suporter yang mengalami luka dalam kericuhan saat pertandingan Persita dan Persija di Serang. Informasi tersebut masih berupa laporan awal, sehingga polisi belum dapat memastikan berapa orang yang terdampak. Yudha menegaskan bahwa jumlah korban belum ditetapkan dan masih didalami oleh petugas. Karena itu, keterangan mengenai jumlah orang yang terluka perlu menunggu verifikasi lebih lanjut, bukan didasarkan pada perkiraan atau kabar yang belum dipastikan kebenarannya.

Menurut Yudha, prioritas pihak kepolisian adalah memastikan orang-orang yang dilaporkan terluka segera dibawa ke rumah sakit agar memperoleh penanganan medis. Langkah tersebut didahulukan sembari petugas mengumpulkan informasi dan menelusuri keadaan di lokasi. Penanganan kesehatan menjadi perhatian utama, sementara rincian mengenai kondisi masing-masing korban maupun jumlah keseluruhan belum dapat disampaikan secara pasti. Polisi masih mendalami laporan yang diterima dan belum memberikan angka yang dapat dianggap sebagai data final. Dengan demikian, informasi yang tersedia saat ini belum cukup untuk menyimpulkan skala korban secara menyeluruh.

Asal kelompok para korban juga belum diketahui. Yudha belum memastikan apakah penonton yang mengalami luka merupakan suporter Persija atau Persita, sehingga identitas kelompok mereka tidak dapat ditetapkan berdasarkan informasi awal tersebut. Pihak berwenang masih menelusuri keterangan yang ada sebelum menyampaikan penjelasan lebih lanjut. Sampai proses pendalaman menghasilkan kepastian, jumlah maupun identitas korban sebaiknya tidak diasumsikan. Keterangan polisi sejauh ini terbatas pada adanya laporan tentang suporter yang terluka dan upaya membawa mereka ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Pembaruan mengenai jumlah serta asal kelompok korban akan bergantung pada hasil verifikasi petugas.

Baca juga: Temukan Lokasi Nobar Terbaik untuk Laga Persija vs Persib | Duel Sengit Persija Jakarta dan Persib Bandung di Super League | Menyambut Duel Klasik: Imbauan Gubernur untuk Suporter

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60