Jeritan Hati Warga Desa Manyoe, uepakatu Dan Sekitarnya,Ingin Merasakan Sebuah Arti Kemerdekaan,Kondisi Jalan Ini !!!

banner 468x60

 

 

Bacaan Lainnya
banner 300x250

 

Morut – jeritan hati warga Desa Manyoe, Uepakatu dan sekitarnya terkait  Kondisi akses jalan alternatif menuju beberap desa di pegunungan diantaranya Desa Manyoe, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara,Provinsi Sulawesi Tengah, pada Sabtu 25 Agustus 2023.

Kepada Awak Media ini salah satu warga Desa Manyoe yang juga menjabat Kasipemerintahan di desa Manyoe, sapaan akrabnya Papa Glen mengungkapkan keluh kesah yang selama ini dirasan oleh warga yang tinggl di pegunungan terkait akses jalan alternatif yang biasa di gunakan Masyarat untuk beraktifitas mencari rejeki atau pun untuk berurusan ke ibu kota kecamatan yang jarak tempuhnya puluhan kilo.

 

Namun kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan dan bahkan begitu susah untuk di lalui kendaran roda dua (motor) karena jalan  rusak parah dan belumpur, oleh sebab itu saya mewakili masyarakat meminta agar kiranya pemerintah daerah, Provinsi maupun Pusat agar memperhatikan jalan kami ini,”harapnya.

Tambahnya lagi, jujur pak Kami masyarakat dari beberapa desa yang ada di pegunungan ini, begitu ingin merasakan sebuah arti kemerdekaan yang sesungguhnya, karena kami belum merasakan sejatinya, sesungguhnya sebuah arti kemerdekaan  dikarenakan  akses jalan alternatif menuju desa kami sudah cukup lm rusak parah, pada hal kami juga warga Negara Republik Indonesia dan NKRI harga mati,”tambahnya.

 

Dalam hal ini saya sebagai pribadi  serta mewakili seluruh  lapisan masyarakat  dari beberapa desa yang ada di pegunungan berharap agar kiranya Pemda Morut, Pemprov Sulteng dan pemerintah pusat, mau melihat kondisi jalan kami saat ini dan mengupayakan solusi terbaik, guna tumbuh kembangnya perekonomian warga masyarakat dari beberapa desa yang ada di pegunungan, yang berprofesi sebagai petani  dan mampu mendapatkan nilai jual yang tinggi terkait hasil pertanian mereka.

 

Dan memang salah satu faktor pendukung untuk perkembangan ekonomi warga desa adalah jalan yang menjadi akses satu-satunya menuju ibukota kecamatan guna menjual hasil panen para petani,” harapnya

 

Diharapkan pula para pemangku jabatan yang menggunakan jabatan politik, agar kiranya dapat melihat persoalan kami, jangan nanti sudah mau pemilihan baru mau melihat kami rakyat kecil.

 

Belum lama negri ini merayakan hari kemerdekaan namun, ternyata masih banyak rakyat yang belum mampu menikmati sebuah kemerdekaan, NKRI Harga Mati

LP. Roby A Naser

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan