Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

Jaga Stabilitas Pangan, Babinsa Desa Bladu Kulon Dampingi Petani Panen Padi

badge-check


Jaga Stabilitas Pangan, Babinsa Desa Bladu Kulon Dampingi Petani Panen Padi Perbesar

Probolinggo – Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran kembali hadir di tengah – tengah para petani dengan melakukan pendampingan. Pendampingan secara langsung tersebut sebagai bentuk komitmen dalam rangka mendukung dan mensukseskan program gerakan antisipasi darurat pangan nasional

Anggota Koramil 0820-26/Tegalsiwalan Koptu Hadi Purwanto menyampaikan bahwa pendampingan kali dilakukan saat panen padi di lahan milik Misnari (60) di Desa Bladu Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Proses pengolahan lahan, penanaman dan perawatan merupakan salah satu faktor yang bisa mempengaruhi hasil dari pertanian.

Ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman dan bergizi. “Untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dilakukan upaya yakni membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, memodernisasi irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, mengendalikan impor dan ekspor pangan serta memperkuat infrastruktur,”kata Koptu Hadi Purwanto.

Koptu Hadi Purwanto menambahkan, ketahanan pangan nasional penting karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan cakupan geografis yang luas. Beberapa komponen ketahanan pangan nasional adalah ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas terhadap pangan dan pemanfaatan pangan.

Sumberdaya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan. “Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dengan semua sumber daya yang difokuskan dalam peningkatan produksi baik saat ini maupun yang akan datang,”ungkapnya.

Lebih lanjut Babinsa berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan, bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang holistik, dukungan sarana dan prasarana ditujukan pada proses hulu sampai hilir dari penyiapan lahan sampai pengolahan.“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,”jelasnya. (Bambang/Pendim0820)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengosongan Rumah Dinas Mabes TNI di Komplek Slipi Berjalan Tertib dan Sesuai Ketentuan

30 April 2026 - 21:56 WIB

Pembersihan Akhir, Jembatan Garuda Segera Difungsikan

30 April 2026 - 15:29 WIB

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Masuki Tahap Pengacian, Segera Bisa Dimanfaatkan Warga

30 April 2026 - 15:22 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Gelar Komsos dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Dusun Klagin, Brabe

30 April 2026 - 15:05 WIB

Pavingisasi TMMD Ke-128 di Dusun Klagin Brabe Capai 60 Persen, Warga Makin Optimis

30 April 2026 - 14:05 WIB

Trending di TNI, AD-AL-AU