Forum Pemred Siapkan Run for Good Journalism 2026, Dorong Pers Tetap Berintegritas

Forum Pemred Siapkan Run for Good Journalism 2026, Dorong Pers Tetap Berintegritas
banner 468x60

Jakarta | Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) mengadakan kegiatan Road to FP Run pada Minggu, 11 Oktober 2026, di Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian awal sekaligus pemanasan menuju Run for Good Journalism 2026, sebuah rangkaian yang mendorong penguatan nilai integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam praktik jurnalistik. Pelaksanaan Road to FP Run dirancang lebih terbuka dan interaktif agar dapat diikuti oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah lari bersama komunitas melalui program community run. Peserta berlari dalam suasana santai, tidak semata-mata mengejar pencapaian olahraga, tetapi juga membangun kebersamaan insan pers, komunitas, dan publik. Aktivitas ini menghadirkan ruang perjumpaan yang lebih cair sehingga komunikasi dapat berlangsung tanpa batasan formal. Semangat kebersamaan itu menjadi bagian penting dari persiapan menuju kegiatan Run for Good Journalism 2026.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Selain lari bersama, Road to FP Run diisi dengan diskusi santai mengenai media, permainan, serta sosialisasi acara utama. Diskusi tersebut membahas peran pers di tengah perubahan teknologi, dinamika informasi, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap berita yang akurat. Sementara itu, permainan disiapkan untuk menciptakan suasana yang lebih akrab dan melibatkan peserta secara aktif. Sosialisasi juga dilakukan untuk memperkenalkan tujuan, rangkaian, serta nilai yang akan dibawa dalam Run for Good Journalism 2026.

Lebih dari sekadar kegiatan olahraga dan promosi acara, Road to FP Run menjadi ruang bagi Forum Pemred untuk mendengar pendapat serta masukan masyarakat. Interaksi langsung ini membantu memetakan pandangan publik mengenai kondisi pers Indonesia, termasuk kebutuhan akan media yang independen, bertanggung jawab, dan mampu menjawab persoalan sosial secara relevan. Masukan tersebut dapat menjadi bahan refleksi bagi Forum Pemred dalam merancang kegiatan serta memperkuat hubungan media dan masyarakat. Dengan demikian, rangkaian menuju Run for Good Journalism 2026 tidak hanya mengedepankan partisipasi, tetapi juga membuka dialog untuk mendukung ekosistem pers yang berintegritas.

Forum Pemred menyiapkan Run for Good Journalism 2026 sebagai kegiatan yang memadukan olahraga, kampanye publik, dan penguatan komitmen terhadap jurnalisme yang berintegritas. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 di Jakarta. Dengan melibatkan insan pers, komunitas, serta masyarakat umum, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk memperkuat kesadaran mengenai peran media dalam kehidupan demokratis.

Tema “Pers untuk Publik” menjadi pesan utama yang diusung dalam penyelenggaraan acara. Tema tersebut menegaskan bahwa pers tidak semata-mata bekerja untuk memenuhi kebutuhan informasi, melainkan memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Setiap produk jurnalistik perlu disusun berdasarkan fakta, melalui proses verifikasi yang memadai, serta mempertimbangkan dampaknya terhadap kepentingan publik.

Melalui Run for Good Journalism 2026, Forum Pemred juga ingin mengingatkan bahwa kualitas jurnalisme sangat ditentukan oleh integritas para pekerjanya dan independensi institusi media. Pers yang bebas dari tekanan politik, kepentingan bisnis, maupun intervensi pihak lain akan lebih mampu menjalankan fungsi pengawasan secara objektif. Independensi tersebut perlu disertai penerapan kode etik, transparansi, dan keberanian untuk menyampaikan informasi yang relevan bagi masyarakat.

Karena itu, acara ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan olahraga atau ajang berkumpul. Aktivitas lari menjadi simbol gerakan bersama untuk menjaga keberlanjutan jurnalisme berkualitas di tengah perubahan teknologi, derasnya arus informasi, dan meningkatnya penyebaran berita yang tidak terverifikasi. Kampanye ini mengajak publik memahami bahwa media yang kredibel dibutuhkan untuk membantu masyarakat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang benar.

Forum Pemred berharap semangat “Pers untuk Publik” dapat mendorong kolaborasi media dan masyarakat dalam merawat ekosistem informasi yang sehat. Run for Good Journalism 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa pers harus tetap berpihak pada kepentingan publik, menjunjung kebenaran, dan menghasilkan karya jurnalistik yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti, mengaitkan olahraga lari dengan upaya menjaga keberlanjutan media di tengah perubahan lanskap informasi. Menurutnya, lari bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan filosofi yang menekankan daya tahan, disiplin, serta kemampuan untuk terus bergerak meskipun menghadapi berbagai rintangan. Nilai-nilai tersebut relevan dengan kondisi industri pers yang dituntut tetap hadir, adaptif, dan konsisten dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

Menjaga keberlanjutan media pada masa kini membutuhkan stamina yang kuat. Media harus mampu merawat kualitas pemberitaan, mengembangkan model bisnis yang sehat, serta mempertahankan kepercayaan masyarakat dalam lingkungan yang bergerak cepat. Proses itu tidak dapat dicapai secara instan. Diperlukan konsistensi dari seluruh unsur redaksi dan pengelola media, sebagaimana seorang pelari harus mengatur ritme, menjaga fokus, dan mempertahankan langkah hingga mencapai tujuan.

Retno menyampaikan bahwa fun run tersebut merupakan perwujudan fisik dari komitmen kolektif insan pers di Indonesia untuk terus mengawal produk jurnalistik yang berintegritas. Kegiatan itu menjadi simbol bahwa pers tidak hanya berbicara mengenai nilai-nilai profesionalisme, tetapi juga berupaya menerjemahkannya melalui tindakan bersama. Semangat berlari menggambarkan tekad untuk menjaga keberanian, ketekunan, dan tanggung jawab dalam menghasilkan informasi yang akurat serta berpihak pada kepentingan publik.

Komitmen tersebut semakin penting karena media menghadapi tantangan berupa disinformasi dan opini yang beredar luas di ruang publik. Arus informasi yang tidak terverifikasi dapat mengaburkan fakta, sementara opini yang disajikan tanpa konteks berpotensi memengaruhi cara masyarakat memahami suatu persoalan. Kondisi itu turut berkontribusi terhadap menurunnya kepercayaan publik kepada media. Karena itu, pers perlu kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang melakukan verifikasi, menyediakan konteks, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab. Dengan ketahanan serta konsistensi yang terjaga, media diharapkan mampu memperkuat kembali hubungan kepercayaan dengan masyarakat.

Ketua Panitia Run for Good Journalism 2026, Masirom, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menargetkan sedikitnya 500 peserta. Jumlah itu diharapkan mencerminkan semangat kebersamaan insan pers dan masyarakat dalam mendukung jurnalisme yang berintegritas. Peserta akan berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemimpin redaksi media massa nasional, komunitas pers, jurnalis, hingga masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan olahraga sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kualitas informasi publik.

Rangkaian utama acara terdiri atas lari dan jalan santai dengan jarak 5 kilometer. Rute tersebut dirancang agar dapat diikuti oleh peserta dengan beragam tingkat kebugaran, sehingga kegiatan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang inklusif. Melalui aktivitas ini, panitia ingin menghadirkan suasana yang sehat, terbuka, dan menyenangkan, sekaligus mempertemukan berbagai elemen yang selama ini berperan dalam ekosistem pers serta kehidupan masyarakat.

Selain lari dan jalan santai, panitia menyiapkan best cheering competition dan best costume. Kedua lomba itu memberikan kesempatan kepada komunitas, jurnalis, dan masyarakat umum untuk menunjukkan dukungan secara kreatif di sepanjang rute. Peserta dapat menampilkan yel-yel, pertunjukan singkat, atribut, atau kostum yang menarik, dengan hadiah bernilai jutaan rupiah bagi pemenang. Kehadiran kompetisi tersebut diharapkan membuat suasana acara semakin meriah tanpa menghilangkan pesan utama tentang pentingnya pers yang bertanggung jawab.

Run for Good Journalism 2026 merupakan penyelenggaraan kedua setelah kegiatan serupa berhasil digelar pada tahun sebelumnya. Kesuksesan pelaksanaan terdahulu menjadi dorongan bagi panitia untuk kembali menghadirkan acara yang melibatkan lebih banyak pihak. Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra, komunitas, media, peserta, relawan, dan pihak lain yang memberikan dukungan serta berpartisipasi. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan dan memperkuat komitmen bersama terhadap jurnalisme yang berkualitas.

Baca juga: Laga Pembuka Championship: PSPS Pekanbaru Siapkan Strategi Mematikan | Pemerintah Siapkan Anggaran Rp11 Triliun untuk Rekening Massal

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60