Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Flight Data Recorder Super Tucano Telah Ditemukan

badge-check

Jakarta, 18 November 2023 Nomor : SP-510/XI/2023/Pen

(Puspen TNI) Bahwa benar TNI AU sudah menemukan flight data recorder pesawat tempur Super Tucano dengan nomor ekor TT-3111 dan TT-3103 dan saat kini telah berada di Skuadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Flight Data Recorder Super Tucano Telah Ditemukan

Demikian dikatakan Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono terkait penemuan flight data recorder di Super Tucano TT-3111 dan TT-3103, Jakarta, Sabtu (18/11/2023).

Lebih lanjut disampaikan Laksda TNI Julius Widjojono bahwa alat tersebut bukan black box, namun alat menyimpan data penerbangan, “Salah satu komponen yang berada di dalam pesawat itu untuk menyimpan data penerbangan yaitu Voice and Data Recorder / Net-Centric Data Cartridge,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Tim Pusat Kelaikudaraan dan Keselamatan Terbang dan Kerja (Puslaiklambangja) dan Tim Skadron Teknik dari TNI AU telah berada di lokasi dua pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut, Tim tersebut juga telah mendapatkan beberapa data yang nantinya akan diinvestigasi. Saat ini TNI AU berfokus untuk mengamankan informasi kecelakaan kedua pesawat tersebut.

Dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano TNI AU milik Skadron Udara 21 Landasan Udara Abdulrachman Saleh, keduanya merupakan bagian dari empat pesawat yang sedang melaksanakan misi profisiensi formation flight (terbang dalam formasi), dan mengalami kecelakaan di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat, 17 November 2023 lalu. Masalah terjadi ketika empat pesawat itu dihadang awan tebal. Saat itu, para penerbang pun menyatakan tak memiliki jarak pandang yang memadai sehingga akhirnya membubarkan formasi. Setelah formasi bubar itulah dua dari empat pesawat mengalami kecelakaan dalam misi penerbangan.

#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Disentil Media, Kepala DLH Kota Probolinggo Minta Jangan Langsung Dimuat Tanggapannya

31 Januari 2026 - 21:47 WIB

Disentil Media, Kepala DLH Kota Probolinggo Minta Jangan Langsung Dimuat Tanggapannya

Perkuat Keimanan dan Ketaqwaan, Kodim 0906/Kkr Gelar Doa Bersama Anak Yatim Piatu

31 Januari 2026 - 14:33 WIB

Perkuat Keimanan dan Ketaqwaan, Kodim 0906/Kkr Gelar Doa Bersama Anak Yatim Piatu

Kang Suli Ketua Koordinator Aliansi Aktifis Probolinggo Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Penganiayaan Suarni Sapikerep

31 Januari 2026 - 14:14 WIB

Kang Suli Ketua Koordinator Aliansi Aktifis Probolinggo Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Penganiayaan Suarni Sapikerep

Perkemahan KKRI TA 2026 Resmi Dibuka, Dandim 1002/HST: Tanamkan Nilai Bela Negara

31 Januari 2026 - 13:09 WIB

Perkemahan KKRI TA 2026 Resmi Dibuka, Dandim 1002/HST: Tanamkan Nilai Bela Negara

Babinsa Koramil 0820-16/Paiton Gelar Komsos, Ajak Warga Sukodadi Jaga Keamanan Lingkungan

31 Januari 2026 - 11:47 WIB

Babinsa Koramil 0820-16/Paiton Gelar Komsos, Ajak Warga Sukodadi Jaga Keamanan Lingkungan
Trending di TNI, AD-AL-AU