Farhan Dorong Pengawalan Perjalanan Persib Saat Bertanding di Luar Kota

Dorongan Pembangunan Transportasi dan Infrastruktur di Bandung
banner 468x60

Kota Bandung Muhammad Farhan | Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengusulkan penguatan pengawalan bagi rombongan Persib saat menjalani pertandingan di luar kota. Usulan tersebut disampaikan setelah rombongan Persib Elite Pro Academy (EPA) U-18 mengalami penyerangan di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, pada Minggu malam, 11 Oktober 2026. Peristiwa itu menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan para pemain muda, ofisial, serta seluruh anggota rombongan yang sedang melakukan perjalanan untuk memenuhi agenda pertandingan.

Insiden di wilayah Batang menunjukkan bahwa perjalanan menuju lokasi pertandingan tandang memiliki risiko yang perlu diantisipasi secara lebih serius. Rombongan tim, khususnya kelompok usia muda, tidak hanya membutuhkan pengamanan saat berada di stadion, tetapi juga perlindungan selama berada di jalan, tempat beristirahat, dan lokasi transit. Karena itu, Farhan mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat manajemen Persib, kepolisian, pemerintah daerah, serta pihak-pihak terkait di sepanjang jalur perjalanan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Perhatian terhadap keamanan tersebut dinilai penting bagi seluruh kelompok Persib, termasuk tim senior dan akademi. Tim junior seperti EPA U-18 membawa nama klub dan Kota Bandung dalam setiap pertandingan, sehingga perlindungan terhadap mereka harus menjadi bagian dari persiapan kompetisi. Pengawalan yang memadai dapat membantu mengurangi potensi gangguan, mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat, serta memastikan rombongan dapat tiba dan kembali dengan aman.

Gagasan ini juga menegaskan perlunya evaluasi terhadap prosedur perjalanan tandang. Penentuan rute, waktu keberangkatan, lokasi istirahat, dan pola pengawalan perlu dipersiapkan berdasarkan pemetaan risiko. Dengan langkah tersebut, insiden yang menimpa rombongan EPA U-18 di Rest Area KM 360 Batang dapat menjadi pelajaran untuk memperkuat sistem keamanan, terutama bagi tim akademi Persib yang masih berada dalam tahap pembinaan dan perkembangan.

Farhan mendorong adanya pengawalan yang lebih terarah bagi rombongan Persib ketika menjalani pertandingan di luar kota. Rencana tersebut mencakup pelibatan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mendampingi perjalanan tim. Kehadiran kedua unsur itu diharapkan dapat membantu menjaga keamanan rombongan sejak keberangkatan hingga tiba di lokasi tujuan.

Pendampingan Satpol PP dan Dishub menjadi bagian dari upaya untuk memastikan perjalanan tandang Persib berlangsung lebih tertib dan aman. Personel yang disiapkan dapat membantu pengawalan rombongan selama berada dalam perjalanan ke luar kota. Dengan demikian, perhatian terhadap keamanan tidak hanya diberikan ketika tim melaksanakan pertandingan, tetapi juga selama proses menuju tempat pertandingan.

Farhan menilai unsur pemerintah daerah tersebut dapat dilibatkan sesuai kebutuhan perjalanan tim. Satpol PP dan Dishub dipertimbangkan untuk mendukung pengamanan rombongan, sehingga koordinasi selama perjalanan dapat berjalan lebih baik. Rencana ini diarahkan untuk memberikan pendampingan yang diperlukan tanpa mengubah tujuan utama, yaitu membantu memastikan rombongan Persib dapat melakukan perjalanan secara aman.

Selain menjalankan peran pendampingan, personel dari Satpol PP dan Dishub juga dapat disiapkan sebagai pengemudi cadangan apabila diperlukan. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap perjalanan tandang Persib. Farhan menyampaikan gagasan ini sebagai langkah untuk memperkuat pengawalan rombongan, dengan melibatkan unsur yang dinilai dapat membantu kebutuhan perjalanan tim ketika bertanding di luar kota.

Pemerintah Kota Bandung berencana membuka pembahasan bersama manajemen Persib mengenai skema pendampingan yang lebih serius bagi tim junior atau akademi ketika menjalani pertandingan di luar kota. Rencana itu disampaikan sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap aspek keamanan dan kenyamanan rombongan muda Persib, yang kerap harus melakukan perjalanan antarkota untuk mengikuti kompetisi.

Wacana tersebut disampaikan Farhan saat bertemu dengan orang tua pemain EPA Persib di Pendopo Kota Bandung pada Senin, 12 Oktober. Pertemuan itu menjadi ruang untuk mendengarkan berbagai masukan dari keluarga pemain, termasuk mengenai kebutuhan pendampingan selama perjalanan, pengawasan rombongan, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait ketika tim bertanding di daerah lain.

Menurut Farhan, pendampingan bagi tim junior tidak cukup hanya dibicarakan secara umum. Skema tersebut perlu dibahas secara teknis bersama manajemen Persib agar setiap kebutuhan dapat dipetakan dengan jelas. Pembahasan dapat mencakup susunan petugas pendamping, mekanisme komunikasi, koordinasi transportasi dan penginapan, hingga prosedur yang diterapkan apabila muncul situasi darurat selama perjalanan atau pertandingan.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan terhadap seluruh rombongan, terutama para pemain yang masih berada dalam kelompok usia pembinaan. Pemerintah Kota Bandung juga perlu mengetahui bentuk dukungan yang dapat diberikan sesuai kewenangannya, sehingga pendampingan tidak berhenti pada imbauan. Dengan adanya dialog bersama manajemen, orang tua pemain, serta unsur pendukung lainnya, pengamanan perjalanan dapat disusun secara lebih terukur dan menyesuaikan kebutuhan kompetisi.

Pembahasan teknis tersebut sekaligus menjadi upaya membangun pola kerja yang lebih teratur pemerintah daerah dan Persib. Perlindungan pemain akademi bukan hanya menyangkut keamanan fisik, tetapi juga memastikan mereka dapat menjalani agenda pertandingan secara tenang, disiplin, dan profesional. Pemerintah Kota Bandung akan menindaklanjuti komunikasi dengan manajemen untuk menentukan bentuk pendampingan yang realistis dan dapat diterapkan pada setiap keberangkatan tim ke luar kota.

Farhan menyampaikan keprihatinan mendalam atas penyerangan terhadap rombongan Persib EPA U-18. Ia menilai peristiwa tersebut merupakan tindakan yang mencederai rasa aman dalam perjalanan tim dan tidak sepatutnya terjadi terhadap para atlet maupun ofisial. Menurutnya, setiap rombongan yang menjalankan tugas olahraga berhak memperoleh perlindungan serta dapat melakukan perjalanan tanpa menghadapi ancaman, intimidasi, atau tindakan agresif.

Ia juga mengutuk keras penyerangan tersebut. Farhan menegaskan bahwa kekerasan dan teror terhadap atlet serta ofisial tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Perbedaan dukungan, rivalitas, maupun situasi yang berkembang di sekitar pertandingan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan. Baginya, tindakan semacam itu bukan bagian dari olahraga karena bertentangan dengan nilai sportivitas, penghormatan, dan keselamatan yang seharusnya dijunjung bersama.

Sikap tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa penyelenggaraan pertandingan tidak hanya berkaitan dengan jalannya kompetisi di lapangan, tetapi juga dengan jaminan keamanan bagi seluruh pihak yang terlibat. Atlet muda, pelatih, ofisial, dan rombongan tim perlu mendapat perlakuan yang aman dan bermartabat, baik ketika berada di stadion maupun saat melakukan perjalanan menuju atau meninggalkan lokasi pertandingan. Farhan berharap perhatian terhadap aspek keamanan tidak berhenti pada wacana, melainkan menjadi komitmen yang dijalankan secara serius.

Karena itu, Farhan meminta kepolisian mengusut tuntas penyerangan terhadap rombongan Persib EPA U-18. Ia mendorong agar penanganan perkara tersebut dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga rangkaian kejadian dapat ditelusuri dengan jelas. Farhan tidak ingin kekerasan terhadap atlet dan ofisial dianggap sebagai hal biasa dalam sepak bola. Ia menegaskan pentingnya langkah penegakan hukum untuk menjaga keselamatan serta memastikan lingkungan olahraga tetap terbebas dari teror dan kekerasan.

Baca juga: Kembali Bertanding di SUGBK, Pramono Anung Serukan Sportivitas kepada Jakmania | Perjalanan Hidup di Balik Koleksi Vespa Joseph Joko Moeljono | Kembalinya Eliano Reijnders dan Tantangan Perjalanan Pulangnya

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60