Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Pendidikan

Disdikdaya Probolinggo Gandeng BBGTK Jatim Tingkatkan Kompetensi Kepala Sekolah

badge-check

Probolinggo, Patrolihukum.net – Upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo terus digalakkan. Sebanyak 27 Kepala Sekolah (KS) dari jenjang SD dan SMP mengikuti pelatihan “Pembelajaran Mendalam” yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur. Kegiatan berlangsung di SDN Jabung Sisir 1, Kecamatan Paiton, Senin (15/9/2025).

Pelatihan yang diikuti 25 Kepala SD dan 2 Kepala SMP ini dirancang untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan kepala sekolah agar mampu mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna, berkesadaran, dan berpusat pada siswa. Disdikdaya menilai kepala sekolah sebagai motor penggerak perubahan di satuan pendidikan sehingga penting untuk memperluas wawasan serta keterampilan manajerial mereka.

Disdikdaya Probolinggo Gandeng BBGTK Jatim Tingkatkan Kompetensi Kepala Sekolah

Metode In-On-In, Teori Hingga Praktik Lapangan

Berbeda dari pelatihan biasa, program ini menggunakan metode in-on-in yang menggabungkan sesi teori, praktik langsung, serta evaluasi lapangan. Pendekatan berkelanjutan ini dinilai efektif memperkuat pemahaman peserta agar hasilnya lebih aplikatif di sekolah masing-masing.

Hadir sebagai narasumber adalah Fauzan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo dan Miswagiyanto selaku Pengawas SMP Disdikdaya Kabupaten Probolinggo yang juga bertindak sebagai fasilitator. Keduanya membahas berbagai isu strategis yang menjadi kebutuhan mendesak kepala sekolah di era pendidikan abad ke-21.

Materi Strategis: Growth Mindset hingga Integrasi Teknologi

Materi pelatihan mencakup sejumlah tema penting, antara lain growth mindset, penyelarasan visi dan misi sekolah, praktik kepemimpinan pedagogis, integrasi teknologi dalam lingkungan belajar, kemitraan sekolah, hingga penyusunan dan implementasi inkuiri kolaboratif. Tema-tema ini disiapkan agar kepala sekolah tidak hanya mampu memimpin secara administratif, tetapi juga berperan sebagai inovator pembelajaran.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi melalui Pengawas SMP Miswagiyanto menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
“Kegiatan ini dirancang untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang selama ini berjalan. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, kepala sekolah diharapkan mampu menciptakan proses belajar yang memuliakan, berkesadaran, bermakna dan menyenangkan,” ujarnya.

Pendekatan Holistik: Olah Pikir, Olah Hati, Olah Rasa, dan Olah Raga

Miswagiyanto menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam tidak hanya fokus pada aspek kognitif siswa semata. “Pendekatan ini juga mengintegrasikan olah pikir, olah hati, olah rasa dan olah raga. Penting untuk menciptakan pembelajaran yang utuh dan berorientasi pada pengembangan karakter siswa,” katanya.

Ia menambahkan kepala sekolah perlu memahami filosofi dan strategi di balik pembelajaran mendalam agar mampu mengimplementasikannya secara nyata di sekolah masing-masing. Tujuan akhirnya adalah terciptanya pendidikan yang lebih menyeluruh, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Transformasi Pendidikan Abad 21

Lebih jauh, Miswagiyanto menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Disdikdaya Kabupaten Probolinggo untuk mewujudkan transformasi pendidikan yang adaptif terhadap tantangan era digital dan pembelajaran abad 21.
“Diharapkan setelah pelatihan ini, para kepala sekolah mampu menjadi agen perubahan yang mendorong lahirnya praktik pembelajaran yang relevan dan bermakna bagi siswa,” pungkasnya.

Dengan pelatihan ini, diharapkan kepala sekolah di Kabupaten Probolinggo semakin siap memimpin proses pendidikan yang berorientasi pada kualitas, karakter, dan inovasi, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UNTARA Ajak Akademisi dan Praktisi Bahas Implementasi Pasal 33 UUD 1945

11 Juni 2026 - 21:10 WIB

UNTARA Ajak Akademisi dan Praktisi Bahas Implementasi Pasal 33 UUD 1945

“Selesai Bukan Berarti Usai”, Pesan Mendalam Warnai Pelepasan 84 Siswa SMPN 1 Sumber

11 Juni 2026 - 13:10 WIB

“Selesai Bukan Berarti Usai”, Pesan Mendalam Warnai Pelepasan 84 Siswa SMPN 1 Sumber

Perluas Akses Layanan PAUD, Pemkab Probolinggo dan INOVASI Gelar Bimtek Guru PAUD/TK-SD Satu Atap

6 Juni 2026 - 09:18 WIB

Perluas Akses Layanan PAUD, Pemkab Probolinggo dan INOVASI Gelar Bimtek Guru PAUD/TK-SD Satu Atap

Multigrade Teaching di SDN Wonokerto 2 Tingkatkan Efektivitas Pembelajaran dan Pemanfaatan Ruang

2 Juni 2026 - 21:44 WIB

Multigrade Teaching di SDN Wonokerto 2 Tingkatkan Efektivitas Pembelajaran dan Pemanfaatan Ruang

Momen Penuh Emosi di SMPN 1 Sumber, Orang Tua Sambut Kelulusan Putra-Putrinya dengan Haru

2 Juni 2026 - 10:55 WIB

Momen Penuh Emosi di SMPN 1 Sumber, Orang Tua Sambut Kelulusan Putra-Putrinya dengan Haru
Trending di Nasional