Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

Danramil 0810/07 Patianrowo Kapten Inf Joko Hari Susanto Berhasil Mewujudkan Patianrowo Kondusif dari Konflik Antar Pesilat

badge-check

Nganjuk – Sama halnya seperti daerah lainnya di Jawa Timur, Patianrowo di Nganjuk juga dikenal sebagai gudangnya pesilat. Tercatat ada 6 perguruan silat, antara lain PSHT, PSHW, IKS, Pagar Nusa, Porsigal, dan Persinas ASAD.

Keberadaan perguruan silat yang mempunyai basis massa cukup besar itu kerap memicu terjadinya gesekan yang menjurus terjadinya konflik antar pesilat. Namun kondisi itu kini berubah berkat hadirnya sosok Danramil 0810/07 Patianrowo Kapten Inf Joko Hari Susanto. Waktu awal menjabat, Joko mengaku di wilayahnya kerap terjadi tawuran antar pesilat.

Danramil 0810/07 Patianrowo Kapten Inf Joko Hari Susanto Berhasil Mewujudkan Patianrowo Kondusif dari Konflik Antar Pesilat

“Dulu itu mencekam, banyak terjadi tawuran antar oknum perguruan silat, bahkan sampai membawa senjata tajam segala,” kata Joko ditemui di Koramil 0810/07 Patianrowo, Jumat (19/7/2024).

Melihat kondisi itu, mantan prajurit Kopassus itu mengaku langsung bergerak cepat untuk mencari solusi supaya kejadian semacam itu tidak terjadi lagi.

“Yang saya lakukan pertama waktu itu adalah membangun komunikasi antar perguruan silat. Saya sering ajak mereka berdiskusi dan terlibat dalam berbagai kegiatan secara bersama-sama,” terangnya.

“Terbaru kemarin kita juga libatkan mereka dalam pengerjaan sasaran Rutilahu hasil kerja sama dari Kodam V/Brawijaya dan Pemprov Jatim,” lanjutnya.

Tak hanya membangun komunikasi yang baik, Joko menyebut juga melakukan berbagai upaya lainnya. Mulai dari melibatkan Forpimcam dalam kepengurusan IPSI di Patianrowo, membentuk jaring komunikasi tingkat desa dengan mengoptimalkan peran Babinsa, Bhabinkamtibmas dan kepala desa, serta memberikan apresiasi terhadap anggota perguruan silat yang mampu berprestasi.

Bagi oknum pesilat yang melanggar hukum, ia bersama Forpimcam lainnya siap memberikan sanksi tegas yang sudah diterapkannya sejauh ini.

Dengan berbagai upayanya itu, Joko mengungkapkan, kondisi di Patianrowo kini sudah jauh berbeda dan lebih kondusif.

“Alhamdulillah kini sudah jauh lebih baik, masyarakat tidak perlu ketakutan lagi. Para pesilat juga sudah saling timbul kebersamaan dan sudah tidak ada lagi bentrok di antara mereka,” pungkasnya.

(Edi D/Red/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kodim Probolinggo Dukung Peningkatan Petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

14 Juni 2026 - 09:07 WIB

Kodim Probolinggo Dukung Peningkatan Petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Sigap di Tengah Musibah, Babinsa Upau Bantu Evakuasi dan Pemadaman Kebakaran Warga

13 Juni 2026 - 19:25 WIB

Sigap di Tengah Musibah, Babinsa Upau Bantu Evakuasi dan Pemadaman Kebakaran Warga

Nonton Bareng Piala Dunia, Koramil Haruyan Bangun Keakraban dengan Masyarakat

13 Juni 2026 - 18:51 WIB

Nonton Bareng Piala Dunia, Koramil Haruyan Bangun Keakraban dengan Masyarakat

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Babinsa Dampingi Warga Nobar Piala Dunia

13 Juni 2026 - 16:09 WIB

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Babinsa Dampingi Warga Nobar Piala Dunia

Babinsa Loa Duri Ulu Harap Program BPNT Mampu Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

13 Juni 2026 - 15:14 WIB

Babinsa Loa Duri Ulu Harap Program BPNT Mampu Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat
Trending di TNI, AD-AL-AU