Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

Danlanud Sultan Hasanuddin Ikuti FGD Reformulasi Gerilya Udara Hadapi Perang Berlarut

badge-check


Danlanud Sultan Hasanuddin Ikuti FGD Reformulasi Gerilya Udara Hadapi Perang Berlarut Perbesar

Makassar – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han. mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Staf Ahli Kasau TA 2026 secara daring di Rupat Mako Lanud Sultan Hasanuddin, Selasa (10/3/2026).

 

Danlanud Sultan Hasanuddin Ikuti FGD Reformulasi Gerilya Udara Hadapi Perang Berlarut

FGD tersebut mengangkat tema “Reformulasi Gerilya Udara dalam Menghadapi Perang Berlarut”, dalam forum ini TNI Angkatan Udara membahas konsep gerilya udara sebagai strategi pertahanan masa depan guna menghadapi perang modern yang semakin kompleks dan berlarut.

 

Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., dalam sambutannya saat membuka FGD ini menegaskan perubahan lingkungan strategis global dan perkembangan teknologi militer menjadikan konflik bersenjata semakin kompleks dan bersifat multi-domain. Kondisi tersebut menuntut kekuatan udara yang tidak hanya memiliki daya tempur tinggi, tetapi juga ketahanan operasi, fleksibilitas, serta kemampuan pemulihan yang cepat.

 

Kasau juga menjelaskan konsep gerilya udara perlu direformulasi sebagai pendekatan operasional yang mampu menjaga keberlangsungan daya tempur udara.

 

Lebih lanjut Kasau menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pangkalan, fleksibilitas pola operasi, ketahanan logistik, serta kemampuan pemulihan fasilitas secara cepat. Selain itu, sinergi dengan industri pertahanan nasional dan pemanfaatan teknologi modern seperti sistem tanpa awak, sensor, komando digital, serta kemampuan peperangan elektronik menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya tahan operasi udara. (Pen Lanud Sultan Hasanuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Proyek Jalan Dana Aspirasi di Indramayu, Jurnalis Pertimbangkan Langkah Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 Juli 2026 - 21:01 WIB

Polemik Proyek Jalan Dana Aspirasi di Indramayu, Jurnalis Pertimbangkan Langkah Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Audit Kinerja Itdam XXII/Tambun Bungai Perkuat Tata Kelola dan Profesionalisme Kodim 1008/Tabalong

6 Juli 2026 - 20:16 WIB

Audit Kinerja Itdam XXII/Tambun Bungai Perkuat Tata Kelola dan Profesionalisme Kodim 1008/Tabalong

Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Nobar Pertandingan Piala Dunia 2026 di Kab. Puncak Jaya

6 Juli 2026 - 17:18 WIB

Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Nobar Pertandingan Piala Dunia 2026 di Kab. Puncak Jaya

Antisipasi Krisis Stok, Dua Koramil Jajaran Kodim Bojonegoro Gelar Bakti Sosial Donor Darah

6 Juli 2026 - 16:26 WIB

Antisipasi Krisis Stok, Dua Koramil Jajaran Kodim Bojonegoro Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Tim Was Audit Itdam VI/MLW Lakukan Kunjungan Kerja ke Kodim 0906/Kkr

6 Juli 2026 - 14:24 WIB

Tim Was Audit Itdam VI/MLW Lakukan Kunjungan Kerja ke Kodim 0906/Kkr
Trending di TNI, AD-AL-AU