Jakarta | Ayu Ting Ting memilih tidak memberikan komentar ketika ditanya mengenai pengakuan mantan penata rambut sekaligus asistennya, Krizna Fahrezi, terkait dana endorsement. Krizna mengaku menggunakan uang endorsement milik Ayu hingga mencapai Rp150 juta. Pertanyaan mengenai persoalan tersebut disampaikan kepada Ayu saat ia ditemui di studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/10/2026).
Sebelum pertanyaan itu muncul, Ayu sempat menanggapi obrolan ringan dari wartawan. Ia menjawab pertanyaan mengenai kebiasaannya makan sebelum bernyanyi. Suasana kemudian berubah ketika wartawan mengalihkan pembicaraan kepada pengakuan Krizna tentang penggunaan dana endorsement tersebut.
Alih-alih menjelaskan atau menanggapi kabar itu, Ayu berpamitan dan berjalan menuju mobilnya. Ia tidak menyampaikan pernyataan mengenai jumlah uang yang disebutkan maupun pengakuan mantan asistennya. Momen tersebut berlangsung singkat, setelah Ayu sebelumnya melayani pertanyaan ringan di lokasi syuting.
Saat beranjak pergi, Ayu terdengar mengucapkan, “dah sayang, thank you. dadah, baba ican,” kepada orang-orang di sekitarnya. Ia kemudian melanjutkan langkah menuju kendaraan. Salah seorang asistennya turut menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dengan mengatakan, “maaf ya.”
Belum ada penjelasan langsung dari Ayu dalam kesempatan tersebut mengenai dugaan penggunaan dana miliknya. Karena itu, pengakuan yang dikaitkan dengan Krizna masih menjadi pokok pemberitaan, sementara respons Ayu saat ditemui hanya berupa pamitan tanpa keterangan lebih lanjut. Pertemuan di studio Brownis itu pun berakhir ketika Ayu meninggalkan lokasi dan tidak melanjutkan sesi tanya jawab tentang isu tersebut.
Peristiwa ini terjadi di tengah perhatian publik terhadap pengakuan mantan orang dekat Ayu yang menyebut dana endorsement bernilai hingga Rp150 juta. Namun, dalam pertemuan dengan wartawan pada Jumat itu, Ayu tidak memberikan konfirmasi maupun bantahan atas pengakuan tersebut. Ia memilih mengakhiri interaksi dan masuk ke mobil, sedangkan asistennya meminta maaf sebelum rombongan meninggalkan area studio.
Nama Ayu Ting Ting kembali menjadi perhatian setelah mantan asistennya, Krizna Fahrezi, membicarakan persoalan yang pernah memengaruhi hubungan kerja sekaligus pertemanan mereka. Dalam sebuah siniar di kanal YouTube Ratu Meta, Krizna mengungkap adanya masalah keuangan yang berkaitan dengan pembayaran kerja sama sebuah merek. Pengakuan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai tanggapan Ayu, terutama karena persoalan yang disampaikan menyangkut dana untuk kegiatan endorsement.
Krizna mengatakan uang yang menjadi persoalan merupakan pembayaran dari brand yang hendak bekerja sama dengan Ayu. Ia mengakui mengambil dana tersebut secara bertahap. Menurut pengakuannya dalam siniar itu, jumlah yang diambil mencapai Rp150 juta. Krizna juga menyatakan bahwa uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi serta gaya hidupnya, bukan diserahkan untuk keperluan yang berkaitan dengan kerja sama brand tersebut.
Dalam penuturannya, Krizna menyampaikan penyesalan atas tindakan yang ia akui dilakukan. Ia menggambarkan perbuatannya sebagai kekhilafan dan mengakui bahwa penggunaan uang untuk kepentingan pribadi merupakan kesalahan. “salahnya itu, khilafnya aku, aku pakai uangnya. gaya hidup, ya gak tahu diri aja aku. totalnya rp 150 juta.” Pernyataan itu menjadi bagian utama dari kisah yang ia sampaikan mengenai keretakan hubungan dengan Ayu.
Pengakuan Krizna tersebut disampaikan dalam format percakapan siniar, sehingga konteks dan keterangannya bersumber dari penuturan dirinya. Isu ini turut menarik perhatian karena melibatkan relasi profesional seorang selebritas dan mantan asistennya, sekaligus menyentuh persoalan pengelolaan pembayaran endorsement. Sejauh yang disampaikan dalam pengakuan tersebut, Krizna mengaitkan keretakan hubungan mereka dengan masalah keuangan itu. Rincian yang beredar berangkat dari cerita Krizna dalam siniar, termasuk mengenai asal dana, cara pengambilan, jumlah, dan penggunaannya.
Dengan demikian, pertanyaan kepada Ayu muncul setelah pernyataan mantan asistennya itu mendapat perhatian publik. Fokus pembicaraan bukan hanya pada nominal yang disebut, tetapi juga pada dugaan penggunaan pembayaran kerja sama untuk kebutuhan pribadi dan dampaknya terhadap hubungan keduanya. Pernyataan Krizna memberikan latar bagi munculnya pertanyaan tersebut, sementara tanggapan Ayu menjadi hal yang kemudian dinantikan. Informasi mengenai persoalan ini perlu dipahami sebagai pengakuan yang disampaikan Krizna dalam siniar, bukan sebagai rincian yang telah dijelaskan secara langsung oleh Ayu.
Dalam siniar yang menjadi sumber pengakuan tersebut, Krizna menyampaikan bahwa ia pernah menemui Ayu Ting Ting secara langsung untuk meminta maaf. Ia menggambarkan pertemuan itu sebagai kesempatan untuk menyatakan penyesalan atas persoalan dana endorsement yang dibicarakan. Menurut penuturannya, permintaan maaf tersebut tidak hanya disampaikan secara lisan: Krizna mengaku sampai bersujud di hadapan Ayu dan keluarganya. Rincian mengenai tindakan itu merupakan bagian dari cerita yang ia sampaikan sendiri dalam siniar, bukan keterangan tambahan dari pihak lain.
Krizna juga mengaku menawarkan diri untuk bekerja selama satu tahun tanpa menerima bayaran. Tawaran tersebut, sebagaimana ia jelaskan, dimaksudkan sebagai upaya untuk mengganti kerugian yang berkaitan dengan persoalan itu. Dalam penuturannya, bekerja tanpa bayaran menjadi bentuk tanggung jawab yang ia ajukan setelah meminta maaf secara langsung. Ia menyebut kedua hal tersebut—permintaan maaf dan tawaran bekerja—sebagai langkah yang pernah disampaikan kepada Ayu dan keluarganya. Namun, informasi yang tersedia hanya memuat klaim Krizna tentang apa yang ia lakukan dan tawarkan.
Karena itu, uraian mengenai pertemuan, tindakan bersujud, serta tawaran bekerja setahun tanpa bayaran perlu dipahami sebagai pengakuan Krizna sebagaimana disampaikan dalam siniar. Tidak ada rincian lebih lanjut dalam keterangan tersebut mengenai kapan pertemuan berlangsung, bagaimana tawaran itu ditanggapi, atau apakah penggantian kerugian kemudian terlaksana. Tidak tersedia pula penjelasan tambahan mengenai respons Ayu maupun keluarganya terhadap permintaan maaf dan tawaran tersebut. Dengan membatasi informasi pada hal-hal yang ia ceritakan, pembaca dapat membedakan pengakuan narasumber dan fakta lain yang belum disampaikan. Bagian ini tidak menambahkan kesimpulan tentang sikap pihak yang ditemui, maupun memastikan hasil dari upaya yang diklaim telah dilakukan Krizna.
Kekecewaan yang mendalam disebut menjadi alasan Ayu Ting Ting memilih mengakhiri kerja sama profesional dengan Krizna. Keputusan tersebut menandai berakhirnya hubungan kerja yang sebelumnya berkaitan dengan tugas Krizna sebagai mantan asisten. Dalam konteks dugaan persoalan dana endorsement, sikap itu menunjukkan bahwa masalah yang mencuat berdampak pada kepercayaan dalam hubungan profesional mereka. Namun, keterangan mengenai berakhirnya kerja sama tidak dengan sendirinya menjelaskan seluruh rincian dugaan tersebut ataupun memastikan bagaimana persoalan itu akan ditangani selanjutnya.
Pengakhiran kerja sama juga perlu dibedakan dari informasi mengenai penyelesaian dugaan penggunaan dana. Keterangan yang tersedia menyebut adanya kekecewaan Ayu dan keputusan untuk tidak lagi bekerja bersama, tetapi tidak memuat penjelasan lebih lanjut tentang nilai dana, mekanisme pengembalian, atau kesepakatan kedua pihak. Karena itu, hal-hal tersebut tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan keputusan profesional yang disampaikan. Informasi yang dapat dicatat secara terbatas adalah bahwa relasi kerja mereka berakhir setelah muncul persoalan yang memicu kekecewaan tersebut.
Sikap Ayu saat ditemui turut memperlihatkan bahwa ia belum memberikan jawaban kepada awak media mengenai dugaan penggelapan dana endorsement. Ia memilih bungkam ketika pertanyaan tentang persoalan itu diajukan, lalu segera meninggalkan lokasi. Tindakan tersebut dapat dilaporkan sebagai responsnya pada kesempatan itu, tanpa ditafsirkan sebagai pengakuan, penyangkalan, ataupun penjelasan mengenai perkara yang ditanyakan. Dengan demikian, kekecewaan mendalam membuat Ayu memilih mengakhiri hubungan kerja sama profesional dengan Krizna, sementara saat ditemui ia tidak menjawab pertanyaan tentang dugaan penggelapan dan segera meninggalkan lokasi.















