Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Anggaran PUPR di Tulungagung Dipangkas Rp 48 Miliar, Nasib Proyek Infrastruktur Tunggu Arahan Bupati

badge-check


Anggaran PUPR di Tulungagung Dipangkas Rp 48 Miliar, Nasib Proyek Infrastruktur Tunggu Arahan Bupati Perbesar

TULUNGAGUNG – Perbaikan Infrastruktur Jalan – Alat berat meratakan jalan alternatif jalur Kecamatan Karangrejo-Sendang di Dusun Mojogitik, Desa Gedangan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (1/2/2025) silam.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo akan fokus pada proyek infrastruktur di awal pemerintahannya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kerusakan jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Anggaran PUPR di Tulungagung Dipangkas Rp 48 Miliar, Nasib Proyek Infrastruktur Tunggu Arahan Bupati

Utamanya jalur Selatan dan jalur wisata dari Campurdarat ke Gambiran, Kecamatan Besole. Namun ternyata anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung terdampak efisiensi.

Dari alokasi anggaran yang awalnya Rp 80 miliar, sudah dikurangi Rp 48 miliar akibat efisiensi sehingga tersisa Rp 32 miliar.

“Sebenarnya kami sudah menyiapkan list apa saja yang skala prioritas untuk diperbaiki. Kami paralelkan dengan program prioritas beliau (bupati),” jelas Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Dwi Hari Subagyo, Senin (3/3/2025).

Dwi Hari mengaku masih menunggu kepastian, berapa anggaran yang dialokasikan dari proses efisiensi ini untuk infrastruktur. Pihaknya berharap 1-2 hari ke depan sudah ada kepastian terkait besaran anggaran ini.

Selain untuk infrastruktur wilayah Selatan, anggaran yang ada juga untuk infrastruktur sentra pertanian, dan ketahanan pangan.

“Daerah yang sudah ter-SK-kan untuk kawasan pertanian akan kita perbaiki. Seperti di Kalidawir, Pucanglaban, mungkin yang arah ke TPA segawe juga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dwi Hari mengaku masih menunggu arahan dari Bupati Gatut. Sebab dengan anggaran yang sangat terbatas, rencana perbaikan infrastruktur yang sudah disusun harus dibuatkan skala prioritas.

Sebelumnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melakukan penghematan Rp 20 miliar dari perjalanan dinas.

Perjalanan dinas yang dipangkas bukan hanya dari pemkab, namun juga dari DPRD Tulungagung masing-masing Rp 10 miliar. Selain itu BPKAD menargetkan ada tambahan Rp 10 miliar dari penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tambahan anggaran ini sebelumnya diplot untuk infrastruktur, sesuai prioritas bupati dan wakil bupati baru. Sementara total anggaran di Pemkab Tulungagung yang akan dihemat mencapai Rp 52,3 miliar” tutupnya

 

Editor : Azwar C

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyaluran BLT-DD Ekstrem Triwulan 1 Tahun 2025 di Asembagus

28 Maret 2025 - 12:18 WIB

Penyaluran BLT-DD Ekstrem Triwulan 1 Tahun 2025 di Asembagus

Diminta Pemda Morut (Negara) Tidak Takut Korporasi, Tagih Tunggakan Pajak PT.SEI 2019 Rp.3.3 Milyar

28 Maret 2025 - 07:47 WIB

Diminta Pemda Morut (Negara) Tidak Takut Korporasi, Tagih Tunggakan Pajak PT.SEI 2019 Rp.3.3 Milyar

Perkuat Silaturahmi, Kapolri-Panglima TNI Hadiri Safari Ramadhan di Polda Lampung

27 Maret 2025 - 08:53 WIB

Perkuat Silaturahmi, Kapolri-Panglima TNI Hadiri Safari Ramadhan di Polda Lampung

Presiden Prabowo Pantau Harga Pangan, Pastikan Stok Melimpah Menjelang Idulfitri

26 Maret 2025 - 11:30 WIB

Presiden Prabowo Pantau Harga Pangan, Pastikan Stok Melimpah Menjelang Idulfitri

Pemkab Probolinggo Salurkan 10 Ton Beras untuk Masyarakat Miskin Ekstrem

26 Maret 2025 - 09:07 WIB

Pemkab Probolinggo Salurkan 10 Ton Beras untuk Masyarakat Miskin Ekstrem
Trending di Pemerintah