Sidoarjo, 12 Mei 2025 — Praktik parkir liar dan jasa cuci mobil ilegal yang meresahkan di kawasan Bandara Internasional Juanda akhirnya berhasil ditertibkan. Manajemen bandara, bersama Tim Airport Security dan Satgaspam TNI AL, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat, dan mengamankan enam orang yang diduga kuat sebagai juru parkir serta tukang lap mobil liar, Minggu (11/5/2025).
Penertiban ini bermula dari laporan seorang pendengar Radio Suara Surabaya berinisial S (28) pada Sabtu malam (10/5). S melaporkan melalui program interaktif bahwa dirinya menemukan sekelompok orang tanpa seragam resmi yang menawarkan jasa parkir dan mencuci mobil di area parkir Terminal 1, tepatnya di sekitar outlet oleh-oleh khas bandara.

“Saya parkir di lorong depan outlet B, lalu ada orang mengarahkan ke lahan kosong. Pindah ke lorong sebelah, ternyata ada lagi orang lain. Begitu turun dari mobil, mereka langsung tanya ‘Cik, mau nginap? Tak lap mobilnya?’, kami langsung menolak dan pergi,” ujar S dalam siaran radio tersebut.
Menurutnya, keberadaan petugas liar itu sangat mengganggu dan dikhawatirkan akan menjadikan area tersebut sebagai lahan parkir bayangan yang tidak resmi. Terlebih, ia mengingatkan bahwa pengguna jasa bandara sudah dikenakan tarif parkir resmi dan tidak seharusnya dibebani pungutan tambahan.
Khawatir praktik ini terus berlangsung dan menimbulkan keresahan, laporan tersebut pun segera ditindaklanjuti pihak manajemen Bandara Juanda. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim gabungan melakukan penyisiran menyeluruh di lokasi yang dilaporkan.
Hasilnya, enam orang berhasil diamankan saat tengah menawarkan jasa mencuci dan melap mobil kepada pengunjung bandara, tanpa memiliki izin ataupun identitas resmi. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa ember cat berukuran 25 kilogram, lap kain, dan lap pengering yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.
“Selain tidak memiliki izin resmi, aktivitas ini jelas mengganggu kenyamanan dan kelancaran pelayanan di area parkir bandara. Kami tidak akan mentolerir kegiatan seperti ini,” tegas Muhammad Tohir, General Manager Bandara Internasional Juanda dalam pernyataan resminya yang diterima Suara Surabaya pada Minggu malam.
Tohir menjelaskan bahwa para pelaku telah dibawa ke kantor Airport Security untuk didata dan diberi peringatan tegas agar tidak mengulangi perbuatannya. Manajemen bandara juga telah meningkatkan intensitas pengawasan di seluruh area parkir, baik Terminal 1 maupun Terminal 2, guna mencegah kejadian serupa.
Lebih lanjut, Tohir mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, khususnya pendengar Suara Surabaya, yang proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan bandara. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan kegiatan yang mencurigakan di area Bandara Juanda.
“Bandara adalah fasilitas umum yang harus dijaga bersama. Komitmen kami adalah menciptakan lingkungan bandara yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik-praktik liar yang merugikan pengguna jasa,” pungkas Tohir.
Dengan adanya tindakan tegas ini, diharapkan Bandara Internasional Juanda tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang dan pengunjung, serta terbebas dari praktik-praktik ilegal yang berpotensi merusak citra layanan bandara internasional.
(Tim/Limbat/*)












1 Komentar