Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Toleransi Agama yang Membara di Desa Wonokerso: Kepala Desa dan Pemdes Wonokerso Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha

badge-check

Probolinggo — Di tengah kehidupan masyarakat multikultural suku Tengger yang menganut beragam agama, terutama Islam dan Hindu, Desa Wonokerso di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Jatim, menjadi teladan harmoni antar umat beragama. Meskipun mayoritas penduduknya menganut agama Hindu, toleransi yang tinggi terhadap umat Islam sangat kentara. Senin (17/6/2024)

Kepala Desa Karwoto, bersama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Wonokerso, secara bersama-sama mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1445 H/2024 M kepada seluruh umat Islam di desa tersebut. Gestur ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan agama Islam, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan antar umat beragama yang hidup berdampingan dengan damai.

Toleransi Agama yang Membara di Desa Wonokerso: Kepala Desa dan Pemdes Wonokerso Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha

“Kami di Desa Wonokerso sangat menghargai keragaman agama yang ada di tengah-tengah kami. Ucapan selamat Idul Adha ini adalah wujud dari nilai-nilai toleransi dan persatuan yang kami anut,” kata Kepala Desa Karwoto, saat ditemui media patrolihukum.net.

Pemdes Wonokerso juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama dan memastikan bahwa semua warga dapat merayakan perayaan agama mereka dengan aman dan tenteram. Hal ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat setempat yang merasa bangga dengan kehidupan beragama yang harmonis di desa mereka.

Di tengah dinamika sosial yang kerap dipenuhi dengan konflik dan perbedaan, Desa Wonokerao memberikan contoh bahwa toleransi dan saling menghormati merupakan pondasi utama dalam membangun kehidupan bersama yang damai dan sejahtera.

Reporter: Edi D/Red/**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kontrak 7 Tahun Dipersoalkan, Eks Karyawan PT Prospek Manunggal Abadi Tuntut Pesangon

21 Mei 2026 - 13:36 WIB

Kontrak 7 Tahun Dipersoalkan, Eks Karyawan PT Prospek Manunggal Abadi Tuntut Pesangon

Polres Banggai Ungkap Kos Jadi Warung Narkoba, Tersangka dan 50 paket Sabu Diserahkan ke JPU

21 Mei 2026 - 08:01 WIB

Polres Banggai Ungkap Kos Jadi Warung Narkoba, Tersangka dan 50 paket Sabu Diserahkan ke JPU

Diduga Kadus 3 (MNT) Sebar Fitnah Tutup Cafe Tidak Di Kasih Utang,Tunjukan Buktinya, Roby Akan Polisikan Pencemaran Nama Baik Dan Diskriminasi Kebebasan Pers.

19 Mei 2026 - 17:34 WIB

Diduga Kadus 3 (MNT) Sebar Fitnah Tutup Cafe Tidak Di Kasih Utang,Tunjukan Buktinya, Roby Akan Polisikan Pencemaran Nama Baik Dan Diskriminasi Kebebasan Pers.

Warga Binaan Rutan Kraksaan Antusias Ikuti Program Belajar Mengaji

18 Mei 2026 - 18:14 WIB

Warga Binaan Rutan Kraksaan Antusias Ikuti Program Belajar Mengaji

IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo Gelar Workshop Art and Craft Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini

18 Mei 2026 - 18:08 WIB

IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo Gelar Workshop Art and Craft Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini
Trending di Nasional