Karangasem | Aksi protes pelajar yang bermula di wilayah Paris sejak September kini meluas ke berbagai daerah. Deretan Aksi Beringas Pelajar, Gak Ada Takutnya Lawan Polisi!Kericuhan terjadi di luar Lycee Evariste Galois, Sartrouville, Prancis, Senin pagi, saat polisi antihuru-hara membubarkan demonstrasi pelajar menggunakan gas air mata. Kementerian Pendidikan Prancis menyebut 413 sekolah terdampak atau terganggu pada Senin, sementara sekitar 5.000 orang telah ditangkap sejak pekan lalu.
Data lain dalam laporan menunjukkan Mereka merayakan keberhasilan skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 (2-2) di Stadion Gelora Bung Karno. Media pemerintah Korea Utara mengklaim rudal menghantam sasaran sekitar 1.000 kilometer di Laut Timur dan mampu mengubah lintasan pada ketinggian rendah sehingga lebih sulit dideteksi dan dicegat.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Rekaman memperlihatkan polisi berkuda bergerak mendekati massa, diikuti tembakan gas air mata, kembang api, serta lemparan botol dan benda lainnya. Korban I Gede Bagiada diduga dipukul dan didorong hingga terjatuh saat menanyakan alasan terlapor mengunggah video yang disebut memperlihatkan dirinya menyalakan sepeda motor di depan rumah. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karangasem. Polisi mengamankan terlapor berinisial IPT di rumahnya dan kasus kini ditangani Satreskrim Polres Karangasem. Flare dan kembang api dinyalakan, sementara para suporter bernyanyi dan berjoget di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Bundaran HI.
Namun, militer Korea Selatan menyebut mendeteksi rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Wonsan sekitar pukul 06.30 dan terlacak lebih dari 700 kilometer sebelum jatuh ke laut. Meski membuat lalu lintas tersendat, perayaan berlangsung kondusif dengan penjagaan aparat TNI-Polri. Dalam momentum tersebut, Prabowo meresmikan sejumlah satuan baru di lingkungan TNI.












