Kota Batam | Ketua TEP UI Kawasan Transmigrasi Barelang Vishnu Juwono mengatakan hasil tangkapan tersebut berasal dari perairan sekitar Rempang dan dipasarkan ke pusat Kota Batam melalui kegiatan usaha koperasi setempat. Vishnu menilai volume pemasaran ikan tersebut berpotensi meningkat apabila kapasitas penangkapan dan pengelolaan usaha nelayan dapat diperkuat. Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) mencatat pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan melalui koperasi di kawasan transmigrasi Rempang Eco-City, Batam, Kepulauan Riau, mencapai sekitar dua ton per bulan.
Keterangan yang tercatat menyebut Menurut dia, pemasaran tersebut menunjukkan kegiatan usaha perikanan masyarakat transmigrasi lokal telah berjalan dan masih memiliki peluang untuk ditingkatkan seiring pemanfaatan sarana penangkapan ikan yang tersedia. Vishnu mengatakan pemanfaatan sarana yang telah tersedia perlu terus ditingkatkan agar kegiatan penangkapan ikan memberikan hasil ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Ini udah dimanfaatkan, tetapi menurut kami masih bisa ditingkatkan lagi, ya," tuturnya. Menurut dia, penguatan kegiatan ekonomi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat, sehingga warga tidak hanya bergantung pada bantuan awal pemerintah, tetapi juga mempunyai sumber pendapatan dari usaha yang dijalankan sendiri.
Data lain dalam laporan menunjukkan Jadi selama ini setiap bulan itu sekitar dua ton ikan. Mungkin bisa dua atau tiga kali lipat lagi," ujar dia. Pengembangan usaha tersebut juga didukung bantuan 16 unit kapal nelayan dari Kementerian Transmigrasi yang telah disalurkan kepada masyarakat setempat. Pada 6 Mei 2026 Koperasi Produsen Transmigran Merah Putih Barelang mulai menampung hasil tangkapan nelayan untuk dipasarkan di Batam dan kawasan Galang. Saat itu, koperasi mencatat 16 kapal bantuan Kementerian Transmigrasi tahun anggaran 2025 telah dioperasikan nelayan melalui mekanisme kerja sama bagi hasil.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Jadi yang kita lihat dalam jangka pendek tentu saja perikanan," ucapnya. Selain bantuan kapal, penguatan kemampuan nelayan dilakukan melalui pelatihan pengoperasian kapal, teknik penangkapan, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan. Ia menambahkan pengembangan perikanan memerlukan pendampingan berkelanjutan, termasuk peningkatan keterampilan dan kemampuan mengelola usaha, agar masyarakat dapat memperkuat penghasilan dari potensi kelautan di sekitar kawasan transmigrasi. Budidaya bioflok jadi usaha alternatif nelayan pesisir Batam KKP bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Rempang Wamentrans usul kapal sitaan dihibahkan bagi nelayan transmigran Batam Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita .
Dua ton ikan yang sudah dijual ke pusat kota," kata Vishnu di Tanjung Banon, Pulau Rempang, Batam dalam keterangan terkonfirmasi Minggu. Ia menjelaskan sektor perikanan menjadi salah satu kegiatan ekonomi yang paling memungkinkan dikembangkan dalam jangka pendek karena masyarakat telah memiliki pengalaman melaut, didukung sarana penangkapan, serta mempunyai akses ke pasar Kota Batam.












