Solar Subsidi Diduga Diperjualbelikan, Modus Mengatasnamakan Nelayan Disorot

banner 468x60

Aceh Tamiang – Dengan secara terselubung dan tersembunyi itu, dengan diam-diamkan serta merayapnya permainan mafia minyak bersubsidi itu. Diduga menjamurnya pembelian bahan bakar minyak (bbm) jenis solar bersubsidi tersebut, yang ditemukan oleh wartawan media online ini. Di salah satu tempat galon (SPBU) dengan nomor 14.244.497, di desa kampong alur bemban kecamatan karang baru kabupaten aceh tamiang.

Menggunakan jerigen berukuran 30 liter, dengan modal dusta (modus) pembelian resmi dan juga mengatas namakan nelayan. Ternyata diperdagangkan kembali, kepada pihak pengusaha galian C dan pengusaha pemilik alat berat jenis beko (excavator) oleh para mafia tengik itu, yang telah membuat kerugian negara mencapai milyaran rupiah. Dalam pantauan wartawan media online ini juga, rabu 16/9/2026 sekitar pukul.11.40.wib. Salah satu unit armada mobil jenis pick-up carry berwarna biru itu, dengan nomor polisi (no-pol) BL.8438.HZ. Terpantau oleh wartawan media online ini, sedang melakukan pengisian BBM jenis solar menggunakan jerigen berukuran 30 liter tersebut.

Yang di lakukan oleh pemilik kendaraan unit armada mobil pick-up jenis carry berwarna biru itu, dugaan bekerjasama dengan petugas di mesin pompa pengisian BBM jenis solar bersubsidi SPBU nomor 14.244.497 desa kampong alur bemban itu. Bukan hanya itu saja, pada sekitar pukul.12.30.wib dengan hari yang sama. Dengan adanya silih berganti, dengan unit armada mobil minibus jenis app berwarna silver putih. Terpantau kembali, juga sedang melakukan pengisian BBM jenis solar bersubsidi itu. Dengan menggunakan jerigen berukuran 30 liter, selian itu juga. Pada menjelang sore hari, adanya kembali. Unit armada mobil minibus jenis carry berwarna biru, juga sedang melakukan pengisian BBM jenis solar bersubsidi dj galon SPBU yang sama.

Yang lebih ironisnya lagi, ada pun dari pihak aparat penegak hukum (aph) kepolisian resort (polres) aceh tamiang. Diduga membungkam dan tidak ada melakukan tindakan tegas apa pun, terkesan pula. Menggunakan ilmu pura-pura setel pekak alias juga menggunakan ilmu pura-pura setel kebas, tau tapi disinyalir pura-pura tidak tau. “Wah-wah, cukup keren juga ya. Sistem kinerja dari pihak aph polres aceh tamiang, bisa menggunakan ilmu seperti itu, jadi di anggap mereka sorotan publik tersebut. Di anggap buta, yah itu mereka salah minum obat. Jangan dianggap sorotan publik itu, di anggap buta dan bodoh. Malah sebaliknya”, tandasnya bung “karo-karo” mengomentari kepada wartawan media online ini. Dirinya sebagai pihak pemerhati sosial publik aceh, rabu 16/9/2026 sekitar pukul.13.40.wib.

(Pasukan Ghoib/Sumber : PSP Aceh)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60