MPH // Probolinggo – Forum Kabupaten Probolinggo Sehat (FKPS) bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif lintas sektor dalam memberikan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan sosial dan layanan kesehatan.
Penyaluran bantuan melibatkan Puskesmas Tiris, Pemerintah Desa Andungbiru, serta Relawan Airlangga Adventure. Sebanyak empat penerima manfaat yang berada di tiga titik berbeda di Desa Andungbiru menerima bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan logistik harian.

Selain menyerahkan bantuan, tim medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk evaluasi kondisi kejiwaan para penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan mental mereka tetap terpantau serta memperoleh penanganan medis yang berkelanjutan.
Kegiatan itu dihadiri Ketua FKPS Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi, dokter spesialis jiwa dr. Gilang Perkasa Dokman, Kepala Puskesmas Tiris Agus Nurawan beserta tenaga kesehatan, Kepala Desa Andungbiru Abdul Gani bersama jajaran perangkat desa.
Ketua FKPS Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas mental yang memerlukan perhatian secara berkesinambungan.
“Kami hadir tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga membawa tim medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka terpantau dengan baik. Sinergi ini adalah langkah nyata bahwa penanganan ODGJ memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak,” ujar dr. Syahrudi.
Menurutnya, penanganan ODGJ tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan sosial. Pendampingan kesehatan secara berkala, dukungan keluarga, pemerintah desa, serta partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas mental.
“Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Ini bukti nyata FKPS dan IDI bersama lintas sektor hadir di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, dokter spesialis jiwa dr. Gilang Perkasa Dokman melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi kejiwaan masing-masing penerima manfaat. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan pasien memperoleh penanganan medis yang sesuai sekaligus menjadi bagian dari pemantauan kesehatan jiwa secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Desa Andungbiru Abdul Gani menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak yang telah memberikan perhatian kepada warganya. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi profesi, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan relawan diharapkan dapat terus berlanjut sehingga masyarakat yang membutuhkan memperoleh pelayanan sosial dan kesehatan secara optimal.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, FKPS, IDI Cabang Kabupaten Probolinggo, Puskesmas Tiris, Pemerintah Desa Andungbiru, dan Relawan Airlangga Adventure berharap kepedulian terhadap kesehatan jiwa di Kabupaten Probolinggo semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas mental.
(Bambang)


























3 Komentar