Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Hukum dan Kriminal

Penjaga Kos Pengungkap Dugaan Penyekapan YTR Mengaku Diancam, Pesan Diduga dari Taufik Hidayat Viral

badge-check


Penjaga Kos Pengungkap Dugaan Penyekapan YTR Mengaku Diancam, Pesan Diduga dari Taufik Hidayat Viral Perbesar

BANDUNG, Patrolihukum.net – Perkembangan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, penjaga rumah kos bernama Resa (40), yang disebut mengetahui sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut, mengaku menerima ancaman setelah kasus itu viral di media sosial.

Informasi yang beredar menyebutkan, ancaman tersebut diduga berasal dari pria berinisial TH atau Taufik Hidayat (30), yang sebelumnya ramai diperbincangkan sebagai terduga pelaku dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR.

Penjaga Kos Pengungkap Dugaan Penyekapan YTR Mengaku Diancam, Pesan Diduga dari Taufik Hidayat Viral

Menurut keterangan yang beredar, pesan bernada ancaman itu dikirim melalui salah satu penghuni kos dan kemudian diteruskan kepada Resa selaku penjaga kos. Dalam pesan tersebut, pengirim menyampaikan keberatan karena merasa difitnah dan dituduh melakukan penyiksaan terhadap korban.

“Bilangin ke si Esa (penjaga kos) saya dendam, jadi saksi memfitnah saya, nuduh saya nyiksa cewe itu, tanpa lihat langsung main fitnah seenaknya. Saya nggak akan diam, saya sudah siapin pengacara terbaik,” demikian isi pesan yang beredar dan disebut diterima pada 16 Juni.

Tidak hanya itu, dalam pesan lain yang beredar luas di media sosial, terdapat kalimat yang diduga berisi ancaman serius terhadap keselamatan penjaga kos tersebut.

“Lihat aja selama dia ada di kosan terus ketemu sama saya nanti, mati dia walaupun resikonya saya dipenjara. Apalagi sekarang saya sudah viral, dendam saya seumur hidup. Saya akan siap dipenjara asalkan si Esa mati sama saya,” bunyi pesan yang beredar.

Pernyataan tersebut sontak memicu reaksi publik. Banyak pihak menilai ancaman terhadap saksi atau pihak yang memberikan keterangan dalam suatu perkara merupakan tindakan serius yang perlu mendapat perhatian aparat penegak hukum.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan ancaman tersebut. Selain itu, belum ada pernyataan langsung dari Taufik Hidayat yang dapat dikonfirmasi terkait isi pesan yang beredar luas di masyarakat.

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR sendiri sebelumnya telah menjadi perhatian publik setelah berbagai informasi dan kesaksian terkait peristiwa itu viral di media sosial. Aparat kepolisian dikabarkan masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta dan keterangan yang ada.

Sementara itu, sejumlah pihak meminta agar keselamatan saksi maupun pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengungkapan kasus mendapatkan perlindungan. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan proses hukum berjalan objektif dan tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Sesuai prinsip praduga tak bersalah, seluruh pihak yang disebut dalam perkara ini tetap harus dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (Ed/Bbg/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dialog Publik “Pancasila Menjaga Arah Indonesia”, Pemikiran Muh Rayhan Dapat Sorotan Positif

24 Juni 2026 - 20:28 WIB

Dialog Publik “Pancasila Menjaga Arah Indonesia”, Pemikiran Muh Rayhan Dapat Sorotan Positif

Rekaman Telepon Diduga Bongkar Kejanggalan Penyidikan, GRIB Jaya Kediri Desak Pengusutan Transparan

24 Juni 2026 - 17:44 WIB

Rekaman Telepon Diduga Bongkar Kejanggalan Penyidikan, GRIB Jaya Kediri Desak Pengusutan Transparan

Polres Lumajang Amankan Dua Tersangka Perampokan Toko Kelontong Senduro

24 Juni 2026 - 14:41 WIB

Polres Lumajang Amankan Dua Tersangka Perampokan Toko Kelontong Senduro

Kabar Viral! PTSL Dipertanyakan, Tanah Tetangga Diduga Tercaplok dalam Sertifikat yang Terbit di Warongdowo

24 Juni 2026 - 14:26 WIB

Kabar Viral! PTSL Dipertanyakan, Tanah Tetangga Diduga Tercaplok dalam Sertifikat yang Terbit di Warongdowo

Kios Obat Diduga Ilegal di Pondok Aren Tutup dari Luar, Investigasi Temukan Transaksi Lewat Celah Rolling Door

24 Juni 2026 - 14:16 WIB

Kios Obat Diduga Ilegal di Pondok Aren Tutup dari Luar, Investigasi Temukan Transaksi Lewat Celah Rolling Door
Trending di Hukum dan Kriminal