Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Nasional

Inovasi GITA CEKATAN Puskesmas Pajarakan Perkuat Deteksi TBC Anak dan Perbaikan Gizi Balita

badge-check


Inovasi GITA CEKATAN Puskesmas Pajarakan Perkuat Deteksi TBC Anak dan Perbaikan Gizi Balita Perbesar

Probolinggo, Patrolihukum.net – Inovasi layanan kesehatan bertajuk GITA CEKATAN (Gizi Balita Kurang Tanggap Cek TBC Anak) yang dikembangkan oleh UPT Puskesmas Pajarakan terbukti efektif dalam meningkatkan deteksi kasus Tuberkulosis (TBC) pada anak sekaligus memperbaiki status gizi balita.

Program ini menjadi terobosan dalam pengendalian TBC anak dengan mengintegrasikan skrining kesehatan dan pemantauan gizi dalam satu layanan terpadu. Dalam pelaksanaan skrining pada Jum’at (10/4/2026), sebanyak 41 balita menjadi sasaran pemeriksaan, yang terdiri dari balita gizi kurang, gizi buruk serta balita dengan berat badan stagnan atau menurun selama dua bulan berturut-turut.

Inovasi GITA CEKATAN Puskesmas Pajarakan Perkuat Deteksi TBC Anak dan Perbaikan Gizi Balita

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pajarakan Dian Sudarmono bersama Kepala Puskesmas Pajarakan dr. Maulida Rachmani serta jajaran tenaga Kesehatan Puskesmas Pajarakan.

Skrining dilakukan secara kolaboratif oleh Pelaksana Program TBC Sumiyati dan Pelaksana Program Gizi Ika Melinatini. Kegiatan ini dikemas dalam layanan skrining kesehatan balita sebagai bagian dari percepatan eliminasi TBC tahun 2030 sekaligus upaya penanganan stunting.

Ketua TP PKK Kecamatan Pajarakan Dian Sudarmono menyatakan dukungannya terhadap program ini. Penanganan balita gizi kurang akan lebih optimal jika penyebab utamanya, termasuk kemungkinan TBC dapat terdeteksi dan diobati sejak dini.

“Balita sehat, bebas TBC dan bebas stunting menjadi harapan kita bersama. Kami akan terus mengedukasi para ibu untuk aktif melakukan skrining di posyandu maupun puskesmas,” ujarnya.

Sementara Kepala Puskesmas Pajarakan dr. Maulida Rachmani menghimbau para orang tua agar tidak ragu memeriksakan anaknya, terutama jika berat badan tidak mengalami kenaikan dalam dua kali penimbangan berturut-turut. “Segera lakukan skrining ke puskesmas, khususnya skrining TBC agar jika terdeteksi bisa segera ditangani dan kondisi anak dapat kembali normal,” ungkapnya.

Sedangkan Pelaksana Program TBC Puskesmas Pajarakan Sumiyati mengungkapkan inovasi GITA CEKATAN telah dijalankan secara rutin sejak tahun 2025 dengan pendekatan terpadu antara deteksi TBC dan pemantauan gizi. “Ini langkah strategis untuk percepatan eliminasi TBC 2030 sekaligus penanganan stunting. Kami menyasar balita berisiko agar intervensi bisa tepat sasaran,” katanya.

Hasilnya cukup signifikan, pada tahun 2025 capaian penemuan kasus TBC anak berhasil melampaui target. Dari target 18 kasus, ditemukan 19 kasus atau mencapai 106 persen. “Angka ini meningkat drastis dibanding tahun 2024 yang hanya mencapai 7 kasus atau 41 persen dari target,” jelasnya.

Tak hanya itu, program ini juga berdampak pada perbaikan status gizi balita. Seluruh pasien TBC anak yang ditangani menunjukkan peningkatan berat badan minimal 10 persen dari berat awal, bahkan sebagian berhasil kembali ke status gizi normal. “Deteksi dini sangat penting. Semakin cepat ditemukan penyebabnya, maka penanganan akan lebih mudah dan hasilnya lebih optimal,” tambahnya.

Melalui inovasi GITA CEKATAN, Puskesmas Pajarakan berharap upaya penanggulangan TBC anak dapat berjalan lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan balita di Kabupaten Probolinggo secara berkelanjutan.(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sukses Diterapkan di Kabupaten Probolinggo, BBPMP Jatim dan INOVASI Perkuat Advokasi Kebijakan Pembelajaran Kelas Rangkap Tingkat Nasional

24 Mei 2026 - 19:48 WIB

Sukses Diterapkan di Kabupaten Probolinggo, BBPMP Jatim dan INOVASI Perkuat Advokasi Kebijakan Pembelajaran Kelas Rangkap Tingkat Nasional

Menelusuri Kiprah Eyang Suro, Tokoh Pencak Silat yang Meletakkan Fondasi Persaudaraan Setia Hati Sejak Awal Abad ke-20

24 Mei 2026 - 19:04 WIB

Menelusuri Kiprah Eyang Suro, Tokoh Pencak Silat yang Meletakkan Fondasi Persaudaraan Setia Hati Sejak Awal Abad ke-20

Viral! Ketua PGRI Bangkalan Pilih Ancam Somasi Ketimbang Buka Data Anggaran, Publik Bertanya Ada Apa?

24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Viral! Ketua PGRI Bangkalan Pilih Ancam Somasi Ketimbang Buka Data Anggaran, Publik Bertanya Ada Apa?

Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan Saat Liputan MBG Mencuat, Redaksi Minta Penjelasan Pengelola SPPG

24 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan Saat Liputan MBG Mencuat, Redaksi Minta Penjelasan Pengelola SPPG

Kolaborasi LKNU Kraksaan dan Baznas Ringankan Beban Keluarga Pasien Kurang Mampu Selama Kemoterapi di RSSA Malang

24 Mei 2026 - 09:00 WIB

Kolaborasi LKNU Kraksaan dan Baznas Ringankan Beban Keluarga Pasien Kurang Mampu Selama Kemoterapi di RSSA Malang
Trending di Nasional