Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Polri

Wakapolri Komjen Agus Andrianto Ungkap Tantangan Keamanan di 2024

badge-check

Patrolihukum.net !!!

JAKARTA − Wakil Kapolri (Wakapolri) Komjen Agus Andrianto mengungkapkan aneka tantangan keamanan di 2024. Tantangan tersebut mulai dari dalam hingga luar negeri.

Wakapolri Komjen Agus Andrianto Ungkap Tantangan Keamanan di 2024

“Pertama, perkembangan geopolitik, ekonomi, dan keamanan global serta perang Rusia dan Ukraina menimbulkan situasi yang penuh dengan ketidakpastian,” kata Agus dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin, 4 September 2023.

Agus mengatakan tantangan keamanan kedua ialah potensi memburuknya ekonomi global. Kemudian kerawanan pelaku kejahatan konvensional, transnasional, dan merugikan kekayaan negara.

“Serta kejahatan berdimensi baru dan kejahatan terhadap kelompok rentan,” papar jenderal bintang tiga itu.

Agus menyebut tantangan selanjutnya, yakni pengamanan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Termasuk, pengamanan unjuk rasa di 2024.

“Selain itu pengamanan pembangunan dan perpindahan ke IKN (Ibu Kota Nusantara), potensi terjadinya bencana alam dan nonalam, serta segregasi masyarakat, konflik SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), serta konflik sosial,” ujar dia.

Tantangan lainnya ialah isu korupsi, pelanggaran hak asasi manusia (HAM), deforestasi, kejahatan lingkungan, dan kasus lahan. Lalu penanganan kelompok teroris di Indonesia.

“Lain-lainnya potensi masalah kamseltibcar lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas) dan transportasi umum serta pengamanan jalur-jalur perbatasan dan pulau-pulau terluar,” jelas Agus.

Agus menuturkan masalah terakhir ialah rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Sebab, hal tersebut berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum.

(Edi D/Team/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Pelaku Pencurian Traktor di Gudang DKP3 Kota Probolinggo Ditangkap, Polisi Amankan Barang Bukti Lengkap

15 Juni 2026 - 18:07 WIB

Dua Pelaku Pencurian Traktor di Gudang DKP3 Kota Probolinggo Ditangkap, Polisi Amankan Barang Bukti Lengkap

Berawal dari Curanmor Honda CBR, Polres Probolinggo Kota Ungkap 3 Kasus Pencurian

15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Berawal dari Curanmor Honda CBR, Polres Probolinggo Kota Ungkap 3 Kasus Pencurian

Jurnalis Klaim Diintimidasi Saat Investigasi Dugaan Penimbunan Solar Subsidi di Tegal, Desak Mabes Polri Turun Tangan

15 Juni 2026 - 13:16 WIB

Jurnalis Klaim Diintimidasi Saat Investigasi Dugaan Penimbunan Solar Subsidi di Tegal, Desak Mabes Polri Turun Tangan

Polisi Dampingi Lahan Jagung Milik Ponpes di Tongas, Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional

15 Juni 2026 - 11:43 WIB

Polisi Dampingi Lahan Jagung Milik Ponpes di Tongas, Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional

Kapolres Probolinggo Kota Cup 2026 Diikuti 300 Peserta, Jadi Ajang Pelestarian Burung Perkutut

14 Juni 2026 - 15:57 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Cup 2026 Diikuti 300 Peserta, Jadi Ajang Pelestarian Burung Perkutut
Trending di Polri