Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Transmigran Dari TNI dan Polisi, Wamen Viva Yoga: Program Transmigrasi Ikut Menjaga Wilayah NKRI*

badge-check


					Transmigran Dari TNI dan Polisi, Wamen Viva Yoga: Program Transmigrasi Ikut Menjaga Wilayah NKRI* Perbesar

Patrolihukum.net // – Sebanyak 75 calon transmigran (catrans) selama empat hari di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta mengikuti pelatihan. Di antara 75 catrans tersebut 5 di antaranya adalah anggota TNIAD. Kepada para wartawan, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengungkapkan program transmigrasi khusus yang melibatkan TNI dari berbagai matra dan kepolisian sejak dulu sudah ada. “Sekarang kita buka kembali bagi anggota TNI dan Kepolisian untuk mengikuti transmigrasi lokal maupun transmigrasi karya nusa”, ujarnya di Sleman, 1/11/2025..

Lima anggota TNIAD aktif yang mengikuti pelatihan catrans itu nanti akan ditempatkan di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Di antara lima anggota itu salah satunya adalah Jabir yang menjadi Danramil. 

Transmigran Dari TNI dan Polisi, Wamen Viva Yoga: Program Transmigrasi Ikut Menjaga Wilayah NKRI*

Membuka transmigran dari kalangan TNI dan Kepolisian sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto yang mengamanatkan salah satu tujuan transmigrasi untuk menjaga wilayah NKRI.

Ditegaskan menjadi transmigran adalah suatu pilihan dan sukarela, tidak ada paksaan. Sebagai catrans mereka harus yakin bahwa perubahan nasib ada di tangan mereka sehingga saat ditempatkan di kawasan transmigrasi jangan sampai ada yang tidak betah dan akhirnya pulang kampung. “Sebagai transmigran perlu perjuangan dan pengorbanan”, tegasnya. Dikatakan kepada 75 catrans, berada di kawasan transmigrasi tidak seperti hidup di kota.

Merintis hidup di kawasan transmigrasi tidaklah mudah. Harus ada kesabaran untuk menjalani kehidupan di sana. Banyak transmigran setelah menjalani hidup akhirnya nasibnya berubah. “Usaha tidak mengkhianati hasil”, ujarnya. “Siapa yang mau bekerja keras, dia yang akan memetik sukses”, tuturnya.

Program ini dilakukan sebagai jalan untuk mengentaskan kemiskinan. Mereka diberi lahan seluas satu hingga dua ha. “Ini bentuk kehadiran negara dalam bentuk reforma agraria”, ujarnya. Lahan yang diberikan didorong tidak hanya sebagai pemukiman namun juga sebagai sumber ekonomi. Untuk itu mereka harus meneguhkan tekad berada di tempat tinggal yang baru untuk mengubah nasibnya.

Viva Yoga mengatakan transmigrasi bukan hanya sekadar memindahkan penduduk namun juga sebagai jalan untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dengan adanya komunitas masyarakat di suatu daerah yang terpencil dan sunyi, selanjutnya di sana ada pergerakan ekonomi. Dari situlah berdasarkan fakta yang ada, kawasan transmigrasi itu berkembang menjadi desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

“Kawasan transmigrasi tidak hanya tumbuh mejadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,  namun dari sana juga pendukung program swasembada pangan. Kawasan transmigrasi selama ini menjadi sentra tanaman pangan, terutama beras”, ujar mantan Anggota DPR selama dua periode itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idulfitri

30 Maret 2026 - 22:13 WIB

BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idulfitri

Perkuat Soliditas, Laskar Ronggolawe Nusantara Cabang Bangilan Gelar Halal Bihalal dan Musyawarah Keluarga Besar

30 Maret 2026 - 17:23 WIB

Perkuat Soliditas, Laskar Ronggolawe Nusantara Cabang Bangilan Gelar Halal Bihalal dan Musyawarah Keluarga Besar

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

30 Maret 2026 - 17:18 WIB

Integritas Kepala BKSDA Sulteng Dipertanyakan, Apakah Punya Nyali Atau Tidak, Evaluasi Personil Bahkan Mutasi Ke Papua, Guna Pembinaan Jiwa Nasionalisme.

Halal Bihalal dan Santunan Anak Yatim, Laskar Ronggolawe Nusantara Jenu Perkuat Silaturahmi

29 Maret 2026 - 21:16 WIB

Halal Bihalal dan Santunan Anak Yatim, Laskar Ronggolawe Nusantara Jenu Perkuat Silaturahmi

Membuka Fakta dan Data Insiden Ngadisari: Aturan Disepakati Warga Sebelum Kejadian, Kades dan Perangkat Kooperatif Jalani Proses Hukum

29 Maret 2026 - 18:44 WIB

Membuka Fakta dan Data Insiden Ngadisari: Aturan Disepakati Warga Sebelum Kejadian, Kades dan Perangkat Kooperatif Jalani Proses Hukum
Trending di Kabar Viral