Published: Edi D
Probolinggo – Dalam rangka mendukung dan menyukseskan program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramilnya hadir di tengah-tengah para petani. Keterlibatan ini mencakup berbagai tahap pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga proses panen di wilayah binaan mereka. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Koramil 0820/22 Dringu pada Minggu (16/2).

Anggota Koramil 0820/22 Dringu, Sertu Umar Makruf, menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional merupakan kondisi di mana setiap individu memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Oleh karena itu, pendampingan yang dilakukan oleh TNI kepada petani menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah pusat memiliki program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional dengan berbagai langkah strategis. Beberapa di antaranya adalah membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, memodernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran air, mengendalikan impor dan ekspor pangan, serta memperkuat infrastruktur pertanian,” ujar Sertu Umar Makruf.
Ia menambahkan bahwa ketahanan pangan sangat krusial bagi Indonesia mengingat jumlah penduduk yang besar serta cakupan geografis yang luas. Faktor utama dalam ketahanan pangan meliputi ketersediaan pangan, stabilitas pasokan, aksesibilitas terhadap pangan, dan pemanfaatan pangan secara efektif.
“Sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga petani, harus bergerak cepat dalam menjaga ketahanan pangan. Kunci dari Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional adalah meningkatkan produksi pangan. Oleh karena itu, segala sumber daya dan dukungan harus difokuskan pada peningkatan hasil pertanian baik pada musim tanam yang sedang berlangsung maupun yang akan datang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sertu Umar Makruf menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan holistik dalam mendukung program ketahanan pangan. Bantuan yang diberikan mencakup seluruh proses pertanian, mulai dari hulu hingga hilir, termasuk penyiapan lahan dan pengolahan hasil panen.
“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Dengan demikian, kita tidak hanya membantu ketahanan pangan di tingkat lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap kemajuan pertanian nasional secara berkelanjutan,” tambahnya.
Untuk diketahui, dalam upaya menyukseskan program ketahanan pangan nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820/22 Dringu tidak hanya melakukan pendampingan kepada petani, tetapi juga terlibat langsung dalam proses penanaman padi di lahan milik warga binaan di Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
(Pendim 0820/Probolinggo)






























1 Komentar