Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Polri

Tim SAR Gabungan Polres Malang dan Relawan Temukan Mahasiswa IPB Hilang di Pulau Sempu

badge-check

 

MALANG – Tim Search And Rescue (SAR) Gabungan Polres Malang dan relawan berhasil menemukan Galang Edhi Swasono, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dilaporkan hilang selama dua hari saat melakukan penelitian di Kawasan Pulau Sempu, Kabupaten Malang. Pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan Polairud, TNI-AL, relawan, dan Perhutani berakhir tragis setelah Galang ditemukan tidak bernyawa di kawasan perairan luar Pulau Sempu, Kabupaten Malang, Jumat (29/12/2023).

Kasihumas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, menyampaikan bahwa evakuasi terhadap jasad korban dilakukan di perairan Teluk Semut, Pulau Sempu. Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 07.50 WIB dengan menggunakan perahu motor tempel yang dikendalikan oleh petugas gabungan.

“Korban sudah ditemukan tadi sekitar pukul 07.50 WIB, langsung dievakuasi,” kata Ipda Adnan, Jumat (29/12).

Kasihumas menambahkan, setelah berhasil dievakuasi, jenazah Galang dibawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian mahasiswa tersebut.

Sebelumnya, mahasiswa Semester 5 Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan Dan Ekowisata tersebut, dilaporkan hilang sejak Rabu (27/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, ia bersama sejumlah 28 mahasiswa lain tengah melakukan kegiatan penelitian di Telaga Lele, Kawasan Pulau Sempu.

Selain di Telaga Lele, rombongan juga melakukan pengamatan terhadap flora dan fauna, gua, serta fotografi konservasi di lokasi Segara Anakan. Kegiatan ekspedisi tersebut dipimpin oleh Galang, yang merangkap jabatan sebagai pemerhati Herpetofauna.

“Ada dua kelompok rombongan yang melakukan penelitian di Segara Anakan dan Telaga Lele, sementara korban sendiri dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas di Telaga Lele,” jelas Ipda Adnan.

Pencarian Galang dilaporkan oleh rombongan pada Rabu (27/12) malam kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Malang. Respon cepat kemudian dilakukan dengan melakukan upaya pencarian bersama tim SAR gabungan Polres Malang, TNI-AL dan relawan.

Ipda Adnan menyebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden ini. Petugas telah diturunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi.

“Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kasus tersebut,” pungkasnya.

(Dirlam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jaga Ekosistem Pesisir, Polres Probolinggo Kota Tanam Mangrove di Pantai Permata

22 April 2026 - 16:01 WIB

Kartini di Atas Aspal: Ketangguhan dan Pesan Keselamatan dari Jalanan

21 April 2026 - 18:11 WIB

Dalam Rangka Harjakapro ke-280, Polres Probolinggo Intensifkan Edukasi Keselamatan Berkendara

21 April 2026 - 11:02 WIB

Diminta Presiden RI, Turun Gunung Dugaan Maraknya Pembalakan Liar Di Hutan Cagar Alam, BKSDA, KPH Dan APH Miskram Terikat Tali Pocong.

21 April 2026 - 09:44 WIB

Sikap Arogan Bos ‘RHM’ di Balik Teror Preman, Motor Dirampas di Baturube, Diduga Terkait Mafia Pembalakan Liar Cagar Alam Taronggo! ​

20 April 2026 - 10:18 WIB

Trending di Daerah