Probolinggo, Patrolihukum.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Probolinggo resmi membentuk struktur kepengurusan baru dalam rangka penguatan organisasi dan konsolidasi program kerja tahun 2025. Kegiatan yang digelar pada Minggu (21/09/2025) di Kantor SWI DPD Probolinggo ini dihadiri sekitar 15 anggota, yang terdiri dari pengurus inti dan anggota baru.
Agenda ini menjadi momentum penting bagi SWI Probolinggo untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta merumuskan langkah strategis sesuai hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025. Seluruh jajaran pengurus berkomitmen mendukung kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SWI dan memastikan kehadiran SWI di daerah semakin dirasakan manfaatnya oleh insan pers.

Ketua DPD SWI Kabupaten Probolinggo, Samhadi, dalam pengarahannya menegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjawab tantangan profesi jurnalis yang semakin kompleks. “Sesuai petunjuk dan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SWI, pengurus DPW dan DPD SWI yang baru diminta untuk menyelenggarakan kegiatan yang mendukung eksistensi keberadaan SWI di daerahnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Samhadi menjelaskan bahwa salah satu program prioritas yang akan dijalankan adalah penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi anggota SWI Probolinggo. Menurutnya, UKW merupakan upaya penting untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap media. “Kami ingin memastikan wartawan yang bergabung dengan SWI memiliki kompetensi sesuai standar profesi. Ini penting agar SWI menjadi organisasi yang berkualitas dan berintegritas,” tambahnya.
Samhadi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota baru yang tetap menjaga kekompakan dan dedikasi sehingga program-program yang telah dirumuskan dapat berjalan dengan baik. “Keberadaan SWI di Probolinggo sudah diterima luas kalangan wartawan. Bahkan, sejumlah wartawan yang sebelumnya belum bergabung dengan organisasi profesi menyatakan kesediaannya untuk menjadi anggota SWI. Ini bukti kepercayaan yang harus kami jaga,” tegasnya.
Kegiatan konsolidasi dan koordinasi ini juga menjadi forum evaluasi untuk memastikan setiap program kerja berjalan efektif. Para pengurus baru SWI Probolinggo sepakat untuk lebih aktif berkolaborasi dengan stakeholder, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat, agar keberadaan SWI semakin memberi dampak positif bagi perkembangan jurnalisme di Kabupaten Probolinggo.
Dengan terbentuknya struktur pengurus baru, SWI Probolinggo diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya melindungi kepentingan jurnalis, tetapi juga meningkatkan kualitas pemberitaan yang berimbang, edukatif, dan sesuai kode etik jurnalistik.
(Bambang)











