Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Satu Dekade FPII, Teguhkan Integritas dan Independensi Pers Nasional

badge-check


Satu Dekade FPII, Teguhkan Integritas dan Independensi Pers Nasional Perbesar

JAKARTA, Patrolihukum.net — Sepuluh tahun bukan sekadar angka bagi segenap insan pers Indonesia. Tahun ini menjadi tonggak sejarah yang membuktikan bahwa perjuangan untuk kebebasan, martabat, dan kehormatan pers tidak bisa dilakukan sendirian – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) hadir sebagai benteng yang kokoh bagi setiap pekerja pers yang berani berdiri tegak.

Momentum bersejarah ini bukan hanya pesta perayaan, melainkan titik temu untuk mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota FPII yang tersebar di pelosok tanah air: perjuangan kita belum selesai. Setiap kata yang kita tulis, setiap gambar yang kita abadikan, setiap suara yang kita angkat – semuanya bertumpu pada komitmen untuk menjaga profesionalisme dan integritas yang tak tergoyahkan dalam dunia jurnalistik Indonesia.

Satu Dekade FPII, Teguhkan Integritas dan Independensi Pers Nasional

“Sepuluh tahun yang lalu, kita mulai dengan semangat yang sama untuk memperjuangkan kebebasan, martabat dan kehormatan pers, menjaga profesionalisme, dan integritas dalam dunia jurnalistik Indonesia,” ujar Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati kepada sejumlah awak media, Jumat (6/2/2026) di Jakarta.

“Setiap langkah yang kita tempuh selama satu dekade ini, ditandai suka duka dan semuanya tidak lepas dari kerja keras, kerja sama, dan dedikasi seluruh pengurus dan anggota FPII yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai pers independen.” Ujarnya, seraya mengucapkan apresiasi dan rasa bangganya terhadap loyalitas, dedikasi dan pengabdian jajaran pengurus dan anggota FPII di daerah.

Tokoh Pers Wanita itu, menekankan pentingnya prinsip independensi dan profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik. “Dalam menjalankan profesinya, jajaran pengurus dan anggota harus menjaga independensi dan profesionalisme pers, tetap memposisikan FPII sebagai garda terdepan dalam membela insan pers Indonesia. Kita harus menjadi benteng yang melindungi rekan-rekan se-profesi dari segala bentuk tekanan atau gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik yang objektif dan adil,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Presidium FPII juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengikuti perkembangan teknologi dan tren media, serta tetap berperan aktif sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Ke depannya, saya berharap FPII dapat semakin memperkuat jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun internasional. Kita juga harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman agar tetap relevan dan mampu berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa melalui pers yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Nasional FPII, Irfan Denny Pontoh, S.Sos mengatakan, dalam momentum HUT FPII yang ke-10 ini, dirinya memandang penting yang perlu dilakukan adalah melakukan penguatan terhadap jaringan media FPII, dengan memberikan perhatian terhadap isu-isu sentral yang terjadi di setiap daerah.

“Kalo selama ini Jaringan media FPII hanya fokus mensuport pemberitaan terkait kegiatan FPII, maka kedepan perlu didorong agar isu-isu sentral daerah juga bisa menjadi release resmi presidium FPII,” ujar Irfan, seraya menambahkan, wadah organisasi profesi pers semakin dinamis, karenanya sudah saatnya kita membuka ruang pengabdian yang lebih luas, agar FPII makin eksis.

Tidak ada ruang untuk kompromi dalam menjaga hak dan martabat insan pers. Evaluasi dan pembenahan organisasi di tingkat Setwil dan Korwil akan terus dilakukan – karena setiap pekerja pers berhak mendapatkan perlindungan yang layak, dan setiap masyarakat berhak mendapatkan informasi yang benar.

(Edi D/PRIMA/Eric)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Asta Cita Presiden, Kapolsek Sukodono Turun ke Sawah Perkuat Ketahanan Pangan

8 Juli 2026 - 13:01 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Kapolsek Sukodono Turun ke Sawah Perkuat Ketahanan Pangan

Bupati Aceh Timur Resmikan Sosialisasi Pencegahan Narkotika, Libatkan Pemuda dari 24 Kecamatan

8 Juli 2026 - 12:46 WIB

Bupati Aceh Timur Resmikan Sosialisasi Pencegahan Narkotika, Libatkan Pemuda dari 24 Kecamatan

BNN Ungkap Penyelundupan 3,37 Ton Ganja, Kabar Mantan Wakil Bupati Diamankan Masih Menunggu Konfirmasi

8 Juli 2026 - 12:34 WIB

BNN Ungkap Penyelundupan 3,37 Ton Ganja, Kabar Mantan Wakil Bupati Diamankan Masih Menunggu Konfirmasi

Sertijab Pj Geuchik Meurandeh Dayah Belum Terlaksana, Kinerja DPMG Langsa Dipertanyakan

8 Juli 2026 - 12:23 WIB

Sertijab Pj Geuchik Meurandeh Dayah Belum Terlaksana, Kinerja DPMG Langsa Dipertanyakan

Empat Jembatan Strategis Kodim 1002/HST Terus Dikebut, Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga

8 Juli 2026 - 12:13 WIB

Empat Jembatan Strategis Kodim 1002/HST Terus Dikebut, Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga
Trending di TNI, AD-AL-AU