Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Daerah

Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi Damaikan Warga Yang Bertikai di Amangi, Distrik Ilaga Utara Papua

badge-check

Amangi, Papua – Personil Satuan Tugas (Satgas) Mobile Raider 300 Siliwangi berhasil meredakan konflik yang hampir memicu pertumpahan darah antara warga di Kampung Amungi, Distrik Ilaga Utara, KB.Puncak, Papua. Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, tanggal 20 September 2023, pukul 12:05 WIT.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Mobile Raider 300/Brajawijaya Kodam III/Siliwangi, Letnan Kolonel Infanteri Afri Swandi Ritonga S.I.P dalam rilis tertulisnya di Ilaga, Kab Puncak, Papua. Kamis ( 21-9-2023 ).

Dimulai pada pukul 10:05 WIT, ketika Danpos Mayuberi, Letda Inf Yusuf Abdullah memimpin Kegiatan tersebut. 1 Tim Pengamanan, 1 Tim Negoisator dan 1 Tim menjaga Keamanan dalam pembagian uang bata/uang kerja di Kampung Amungi.

Namun, situasi menjadi tegang ketika Bapan Elebi Ahabal, seorang warga setempat mencoba melakukan serangan terhadap Kepala Kampung Amungi, Bapak Anis Ahabal. Motif dari serangan ini adalah dendam pribadi antara keduanya yang berasal dari permasalahan sebelumnya yang sudah diselesaikan secara adat.

Ketegangan semakin memuncak dan keluarga dari kedua belah pihak mulai saling menyerang menggunakan senjata tradisional seperti parang, batu, kampak dan panah. Upaya untuk mengendalikan situasi tidak berhasil, sehingga Danpos Mayuberi, Letda Inf M. Yusuf, memerintahkan Prada Cepi Sopandi untuk melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak satu kali.

Namun, karena konflik terus berlanjut, Prada Cepi Sopandi diminta untuk melepaskan tembakan peringatan ke udara sekali lagi. Bahkan setelah itu, masyarakat tetap tidak bisa dikendalikan, sehingga Danpos memerintahkan Praka Mustofa dan Prada Cepi Sopandi untuk melepaskan tembakan rentetan ke udara sebanyak 18 butir, dengan rincian 10 butir dari Praka Mustofa dan 8 butir dari Prada Cepi Sopandi.

Tindakan ini berhasil mengendalikan situasi, dan kepala Kampung Amungi (Anis Ahabal) dan keluarganya diamankan ke dalam kantor Kampung. Mereka diberikan pemahaman oleh Danpos Mayuberi tentang pentingnya penyelesaian masalah tanpa kekerasan dan bagaimana menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk belajar di sekolah.

Setelah pemahaman diberikan kepada kedua belah pihak, situasi kembali kondusif dan damai tanpa korban jiwa. Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi menunjukkan peran pentingnya dalam menjaga perdamaian dan keamanan di daerah ini serta mendorong penyelesaian masalah melalui dialog dan pemahaman. (Yonif Raider 300/Bjw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi Tanpa Batas, TNI-Polri Pastikan Ibadah Jumat Agung Aman dan Damai

3 April 2026 - 14:38 WIB

Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

3 April 2026 - 11:23 WIB

Donor Darah Serentak Wanita TNI dan Dharma Pertiwi Raih Rekor MURI

3 April 2026 - 10:56 WIB

Komsos TNI di Probolinggo, Babinsa Leces Aktif Bantu Warga Bangun Rumah

3 April 2026 - 10:11 WIB

Momentum Kebanggaan, 12 Prajurit Kodim 1505/Tidore Naik Pangkat

2 April 2026 - 18:49 WIB

Trending di TNI, AD-AL-AU