Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Salamul Huda, Bupati LSM LIRA Probolinggo Siap Akan Luncurkan Gerakan Mosi Tidak Percaya terhadap Bawaslu: Tudingkan Kelemahan dalam Penindakan Pelanggaran

badge-check

**Probolinggo** — Sabtu (26/10/24), LSM LIRA Probolinggo mengumumkan rencana untuk meluncurkan gerakan mosi tidak percaya terhadap Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) daerah. Gerakan ini muncul sebagai respons atas ketidakpuasan masyarakat terkait lemahnya penindakan yang dilakukan oleh Bawaslu dalam proses pengawasan dan penegakan hukum selama masa kampanye Pilkada 2024.

Sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam pencegahan, pengawasan, dan penindakan, Bawaslu diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan tegas dan efektif. Namun, masyarakat menilai bahwa Bawaslu tidak menunjukkan ketegasan dalam menindak pelanggaran yang dilakukan oleh perangkat desa, yang secara terbuka menunjukkan dukungan kepada calon tertentu melalui media sosial. Hal ini dinilai telah merusak integritas proses pemilihan yang seharusnya berjalan secara adil dan transparan.

Banyak perangkat desa yang tidak segan-segan mengungkapkan dukungan mereka terhadap calon nomor urut 01 atau 02 di platform media sosial, tanpa adanya tindakan tegas dari Bawaslu. Hal ini semakin memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu, yang seharusnya berfungsi sebagai penegak keadilan dan integritas dalam penyelenggaraan pemilihan umum.

Bupati LSM LIRA Probolinggo, Salamul Huda, mengungkapkan, “Dalam waktu dekat, kami akan meluncurkan gerakan mosi tidak percaya kepada Bawaslu. Mereka terkesan mandul dalam penindakan pelanggaran, padahal sebelumnya, banyak laporan yang masuk tidak ditindaklanjuti dengan serius. Selama masa kampanye, banyak laporan pelanggaran yang dinyatakan tidak memenuhi syarat materil atau formil, meskipun sebelum masa kampanye Bawaslu selalu memberikan rekomendasi atas pelanggaran yang dilaporkan.”

Menurut Huda, kondisi ini menciptakan keraguan di kalangan masyarakat terhadap kemampuan Bawaslu dalam menjalankan tugasnya. “Jika situasi ini terus berlanjut, lebih baik Bawaslu dibubarkan saja. Masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan kinerja mereka,” tegasnya.

Gerakan mosi tidak percaya ini diharapkan dapat mendorong evaluasi terhadap kinerja Bawaslu dan memperkuat mekanisme pengawasan dalam penyelenggaraan pemilu. LSM LIRA Probolinggo berencana untuk menggalang dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga lainnya untuk bersama-sama menuntut perubahan yang lebih baik dalam sistem pengawasan pemilu.

Dengan langkah ini, diharapkan Bawaslu dapat berbenah dan meningkatkan kinerjanya demi terwujudnya pemilihan umum yang lebih transparan dan akuntabel.

**Pewarta: Edi D/Tim/Red/**

Pembahasan Salamul Huda, Bupati LSM LIRA Probolinggo Siap Akan Luncurkan Gerakan Mosi Tidak Percaya terhadap Bawaslu: Tudingkan Kelemahan dalam Penindakan Pelanggaran

Topik ini memiliki berbagai aspek yang perlu dikaji secara mendalam.

Salamul Huda, Bupati LSM LIRA Probolinggo Siap Akan Luncurkan Gerakan Mosi Tidak Percaya terhadap Bawaslu: Tudingkan Kelemahan dalam Penindakan Pelanggaran menjadi bagian penting dalam dinamika yang sedang berkembang.

Sumber tambahan dapat dilihat di referensi terpercaya.

Analisis lebih dalam menunjukkan adanya pola yang terus berulang dalam situasi ini.

Jika ditelusuri lebih jauh, terdapat sejumlah aspek yang belum sepenuhnya terungkap ke publik.

Analisis lebih dalam menunjukkan adanya pola yang terus berulang dalam situasi ini.

Jika ditelusuri lebih jauh, terdapat sejumlah aspek yang belum sepenuhnya terungkap ke publik.

Sejumlah pihak mulai memberikan perhatian lebih karena dampaknya dinilai cukup luas.

Analisis lebih dalam menunjukkan adanya pola yang terus berulang dalam situasi ini.

Fenomena ini tidak berdiri sendiri dan berkaitan dengan berbagai faktor lain yang saling terhubung.

Analisis lebih dalam menunjukkan adanya pola yang terus berulang dalam situasi ini.

Analisis lebih dalam menunjukkan adanya pola yang terus berulang dalam situasi ini.

Dalam beberapa waktu terakhir, perkembangan ini menunjukkan tren yang cukup signifikan.

Sejumlah pihak mulai memberikan perhatian lebih karena dampaknya dinilai cukup luas.

Kesimpulannya, Salamul Huda, Bupati LSM LIRA Probolinggo Siap Akan Luncurkan Gerakan Mosi Tidak Percaya terhadap Bawaslu: Tudingkan Kelemahan dalam Penindakan Pelanggaran menjadi isu penting yang perlu terus diperhatikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LSM Kritik Keras Kerusakan Alun-Alun Kraksaan Pasca Harjakapro: Jangan Rusak Aset Rakyat

27 April 2026 - 09:36 WIB

Remaja di Todanan Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Akhiri Hidup karena Masalah Pribadi

27 April 2026 - 08:50 WIB

Modus Pengobatan Alternatif, Kakek 60 Tahun di Malang Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual

27 April 2026 - 08:06 WIB

Polisi Tegaskan Laporan Penganiayaan Almarhum Yai Mim Tetap Diproses, Hasil Visum Ungkap Indikasi Kekerasan

27 April 2026 - 07:42 WIB

Terungkap Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, 103 Anak Diduga Jadi Korban

27 April 2026 - 07:15 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal